Mentan Isolasi Daerah Terjangkit Virus Kolera Babi

CNN Indonesia | Senin, 18/11/2019 17:27 WIB
Mentan Isolasi Daerah Terjangkit Virus Kolera Babi Ilustrasi. (ALBERT IVAN DAMANIK / AFP).
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo akan mengisolasi jalur distribusi daerah yang terjangkit virus kolera babi (hog cholera) pada ternak.

Sebelumnya, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumatera Utara mencatat 5.800 ekor babi di Provinsi Sumatera Utama mati akibat virus kolera babi.

Kematian terjadi di 11 kabupaten/kota yaitu Dairi, Humbang Hasundutan, Deli Serdang, Medan, Karo, Toba Samosir, Serdang Bedagai, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, dan Samosir.


"Nanti akan kami isolasi, baik distribusi, terutama untuk ekspor-impornya karena ini juga bukan hanya dari Kementerian Pertanian, perlu koordinasi dengan pihak lain," ujar Syahrul seperti dikutip dari Antara, Senin (18/11).

Syahrul mengungkapkan isolasi dilakukan agar virus tidak menyebar kepada ternak-ternak lainnya.

Di saat yang sama, upaya pencegahan atas terjangkitnya virus kolera babi juga harus dilakukan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumatera Utara Azhar Harahap mengungkapkan untuk mengantisipasi penyebaran virus, Kementan akan mengawasi langsung.

"Kami melakukan rapat di provinsi dengan seluruh kabupaten dan kota untuk mengambil langkah-langkah penanganan terhadap penyakit Hog Cholera yang terjadi di Provinsi Sumatera Utara," ujarnya.
[Gambas:Video CNN] (Antara/sfr)