Analis Artha Sekuritas Dennies Christopher Jordan mengatakan rentang pelemahan sangat terbatas, sehingga mengindikasikan peluang balik arah (rebound) dalam jangka pendek.
"Pergerakan cenderung terbatas mengingat saat ini IHSG berada di area oversold (jual jenuh)," kata Dennies dalam risetnya dikutip Senin (18/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Senada, Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi meramalkan IHSG bakal menguat. Ia memprediksi IHSG akan bergerak di rentang 6.100-6.170.
"Secara teknikal kami perkirakan IHSG akan menguat," ucapnya.
Ia melanjutkan beberapa institusi memangkas target IHSG tahun ini, lantaran ekspektasi kinerja perusahaan kapitalisasi besar melambat di bawah prediksi pasar. Kondisi ini, kata dia, berpotensi menekan laju indeks ke depan.
IHSG terpantau berhenti di zona merah pada perdagangan Senin (18/11). Indeks ditutup di level 6.122 turun 5,72 poin atau 0,09 persen.
Sementara itu, saham-saham utama Wall Street kompak menguat. Indeks Dow Jones naik 0,11 persen ke posisi 28.036, S&P 500 naik 0,05 persen ke level 3.122, dan Nasdaq Composite naik 0,11 persen menjadi 8.549.
[Gambas:Video CNN]
(ulf/sfr)
Ia melanjutkan beberapa institusi memangkas target IHSG tahun ini, lantaran ekspektasi kinerja perusahaan kapitalisasi besar melambat di bawah prediksi pasar. Kondisi ini, kata dia, berpotensi menekan laju indeks ke depan.
IHSG terpantau berhenti di zona merah pada perdagangan Senin (18/11). Indeks ditutup di level 6.122 turun 5,72 poin atau 0,09 persen.
Sementara itu, saham-saham utama Wall Street kompak menguat. Indeks Dow Jones naik 0,11 persen ke posisi 28.036, S&P 500 naik 0,05 persen ke level 3.122, dan Nasdaq Composite naik 0,11 persen menjadi 8.549.
[Gambas:Video CNN]