Jokowi Minta Pengembangan Blok Masela Dipercepat

CNN Indonesia | Rabu, 20/11/2019 17:32 WIB
Jokowi Minta Pengembangan Blok Masela Dipercepat Jokowi meminta proyek Blok Masela dipercepat. (Dok. Inpex)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta proyek pengembangan lapangan hulu minyak dan gas (migas) abadi Blok Masela bisa dipercepat. Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkap Jokowi menyampaikan hal tersebut kepada eks Perdana Menteri Jepang Fukuda Yasuo.

"Kemudian terkait dengan program pengembangan Masela, Bapak Presiden mengharapkan bahwa ini bisa dipercepat," ujarnya Rabu (20/11).

Airlangga menambahkan Fukuoda berharap ia bisa menjadi saksi peningkatan program pengembangan Blok Masela. Dia pun menyampaikan perancangan desain, pembebasan lahan dan konten lokal sedang dipersiapkan.


"Proyek rencananya dari 2022-2027," tambah Airlangga.

Sebelumnya, Jokowi sudah meminta agar Inpex Corporation (Inpex), perusahaan asal Jepang yang mengelola proyek, memberdayakan masyarakat lokal dan warga daerah lain di Indonesia untuk bekerja dalam proyek Masela.

President & CEO Inpex Takayuki Ueda mengklaim proyek Masela akan memberikan efek ganda (multiplier effect) bagi pendapatan Indonesia sampai dengan US$153 miliar atau setara Rp2.142 triliun (kurs Rp14 ribu per dolar Amerika Serikat) hingga akhir fase produksi pada 2055 mendatang.

Klaim dibuat sesuai dengan hasil kajian yang dilakukan oleh Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) dan Universitas Pattimura Ambon (UNPATTI).

"Efek berganda ini juga tumbuh dengan kerja sama dengan pihak lain," pungkasnya.

[Gambas:Video CNN] (fra/age)