Bos KS Klaim Rencana Penyehatan oleh Kementerian BUMN

CNN Indonesia | Kamis, 21/11/2019 19:03 WIB
Bos KS Klaim Rencana Penyehatan oleh Kementerian BUMN Dirut Krakatau Steel (KS) mengaku bertemu Wamen BUMN Budi Gunadi Sadikin untuk membahas penyehatan industri baja, termasuk penyehatan KS. (CNN Indonesia/Hesti Rika).
Jakarta, CNN Indonesia -- Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk Silmy Karim menemui Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Budi Gunadi Sadikin. Dalam pertemuannya, ia mengaku membahas upaya penyehatan industri baja Indonesia.

Silmy mengaku upaya penyehatan tersebut akan dilakukan secara intensif, dengan cara melakukan kajian, dan melihat perkembangan perusahaan paling tidak sekali seminggu dengan Kementerian BUMN.

"Harapannya dalam seratus hari pak Erick Thohir (Menteri BUMN) bergabung di Kementerian BUMN banyak progres yang bisa dilakukan untuk penyehatan Krakatau Steel," kata Silmy setelah menemui Budi di Gedung BUMN, Kamis (21/11).

Silmy mengatakan pihaknya dan Kementerian BUMN sedang membahas terkait regulasi untuk substitusi impor baja yang dinilai memberatkan neraca perdagangan.

"Ini kan tidak baik buat perekonomian nasional. Tadi kami mendiskusikan apa yang bisa diperbaiki, kami usulkan menjadi satu regulasi yang fair (adil) buat semua pihak," imbuh dia.

Silmy menyebut pemerintah harus berupaya untuk menekan nilai impor baja yang kini telah mencapai angka 6 juta ton. Terlebih, Silmy menjelaskan masih banyak praktik perdagangan yang tidak adil.

"Ada hal-hal yang membuat industri baja itu terpukul, misalnya terjadinya unfair trade (perdagangan tidak adil), mereka memberikan tax rebate, kemudian importirnya mengelabui HS number, sehingga mereka terbebas dari bea masuk bea masuk yang sebenarnya itu ada juga bagian dari pendapatan negara," jelas Silmy.

Bahkan, Silmy mengatakan hal tersebut telah menyebabkan tiga pabrik baja terpaksa ditutup. Kendati demikian, Silmy masih enggan mengungkap regulasi yang akan menuntaskan permasalahan tersebut lantaran masih dalam tahap pembahasan.

Selain itu, topik lain yang dibahas dalam pertemuan Silmy dengan Kementerian BUMN adalah dengan melakukan restrukturisasi utang kepada empat bank yang belum juga lunas. Ia mengaku perkembangan sudah mendekati penyelesaian.

"Kami sudah melihat bahwa sudah semakin dekat penyelesaian terhadap empat bank," ungkapnya.
[Gambas:Video CNN]


(ara/bir)