Rupiah Menguat ke Rp14.010 per Dolar AS Pada Awal Pekan

CNN Indonesia | Senin, 09/12/2019 16:44 WIB
Rupiah Menguat ke Rp14.010 per Dolar AS Pada Awal Pekan Rupiah menguat ke level Rp14. 010 per dolar AS. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.010 per dolar AS pada Senin (9/12) sore. Posisi tersebut menguat 0,20 persen dibandingkan akhir pekan lalu yang di Rp14.038 per dolar AS.

Sementara, kurs referensi Bank Indonesia (BI) Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) menempatkan rupiah di posisi Rp14.021 per dolar AS atau menguat dibandingkan posisi Jumat (6/12), yakni Rp14.037 per dolar AS.

Sore hari ini, mayoritas mata uang di kawasan Asia terpantau menguat terhadap dolar AS. Tercatat baht Thailand menguat 0,13 persen, rupee India 0,11 persen, yen Jepang 0,08 persen, dan dolar Taiwan menguat 0,02 persen.


Selanjutnya dolar Hong Kong juga menguat 0,02 persen, serta dolar Singapura yang menguat tipis 0,01 persen. Sementara itu, Pelemahan terjadi pada lira Turki sebesar 0,50 persen, peso Filipina 0,14 persen, yuan China 0,10 persen, ringgit Malaysia 0,06 persen, serta won Korea yang melemah tipis 0,01 persen terhadap dolar AS.

Kemudian di negara maju, mayoritas nilai tukar bergerak secara bervariasi terhadap dolar AS. Terpantau poundsterling Inggris dan euro menguat dengan nilai masing-masing sebesar 0,14 persen dan 0,01 persen. Sementara dolar Kanada dan dolar Australia melemah dengan nilai 0,26 persen dan 0,05 persen terhadap dolar AS.

Direktur PT Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi menilai penguatan rupiah disebabkan oleh sentimen domestik dari Kepemimpinan Erick Thohir sebagai Menteri Badan Usaha Milik Negara.

"Kepemimpinan Erick Tohir menjadi menteri BUMN menjadi sorotan utama saat ini, setelah memberhentikan Dirut PT. Garuda Indonesia serta mengganti direksi dan komisaris dengan orang-orang yang kompeten di bidangnya membawa sentimen positif untuk pasar," kata Ibrahim saat dihubungi CNNIndonesia.com, Senin (9/12).

Menurut Ibrahim, reformasi yang dilakukan oleh Erick kepada perusahaan plat merah membawa berkah terhadap pasar, sehingga arus modal asing kembali masuk ke pasar valas dan obligasi.

[Gambas:Video CNN]
Namun, penguatan dibatasi oleh rilis data ekspor China yang sepanjang November kemarin turun 1,1 persen secara tahunan.  Ibrahim memperkirakan rupiah akan melanjutkan penguatannya pada Selasa (10/12) besok.

Penguatan rupiah akan berada di kisaran di level Rp13.990 hingga Rp14.040 per dolar AS.
(ara/agt)