SKK Migas Catat TKDN Pengadaan Proyek Migas Capai 59 Persen

CNN Indonesia | Kamis, 12/12/2019 11:52 WIB
SKK Migas Catat TKDN Pengadaan Proyek Migas Capai 59 Persen SKK Migas mencatat komponen TKDN mencapai 59 persen dari total pengadaan bisnis migas hingga kuartal III 2019. (iStock/bomboman).
Jakarta, CNN Indonesia -- Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mencatat nilai komitmen Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) pengadaan proyek hulu migas mencapai US$2,27 miliar atau sekitar Rp32 triliun (asumsi kurs Rp14.100 per dolar AS) hingga kuartal III 2019. Jumlah itu setara 59 persen dari total pengadaan barang dan jasa hingga akhir September, US$4,31 miliar atau Rp60,8 triliun.

"Capaian Komitmen TKDN gabungan barang dan jasa Hulu migas melebihi dari target yang telah ditetapkan dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 15/2013 tentang Penggunaan Produk dalam Negeri pada Kegiatan Usaha Hulu Migas sebesar 55 persen pada 2019," ujar Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas Wisnu Prabawa Taher dalam keterangan resmi, dikutip Kamis (11/12).

Wisnu mengungkapkan peran bisnis migas tidak terbatas pada penyediaan energi dan sumber penerimaan negara, tetapi berkembang sebagai modal pembangunan dan penggerak ekonomi.

"Migas telah menciptakan multiplier effect ke berbagai sektor antara lain sumber bahan baku industri pengolahan, menggerakkan sektor industri penunjang migas, menciptakan lapangan kerja serta mendorong terjadinya investasi dan alih teknologi ke dalam negeri," tuturnya.

Sementara itu, tingginya komponen TKDN pada industri hulu migas memberikan kontribusi besar bagi peningkatan kapasitas industri nasional serta mendukung upaya pemerintah untuk menekan defisit neraca perdagangan.

Ke depan, SKK Migas akan mendorong meningkatnya peran industri nasional dalam pelaksanaan proyek hulu migas dan berperannya hulu migas dalam menggerakan perekonomian. Hal ini sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang ingin mendorong peningkatan TKDN.

"Dengan terus meningkatnya TKDN pada industri hulu migas, maka akan semakin bertambah pula penyerapan industri penunjang migas pada proyek hulu migas yang pada akhirnya dapat menjadi salah satu faktor penguat daya tarik investasi di industri penunjang migas," jelasnya.

[Gambas:Video CNN]


(sfr)