Bangkok Bank Akuisisi Permata dari Astra dan Stanchart

CNN Indonesia | Kamis, 12/12/2019 18:33 WIB
Bangkok Bank Akuisisi Permata dari Astra dan Stanchart Bangkok Bank memutuskan mengakuisisi 89,12 persen saham Permata Bank dari Stanchart dan PT Astra International Tbk. (CNNIndonesia/Adhi Wicaksono).
Jakarta, CNN Indonesia -- Bangkok Bank Public Company Limited (Bangkok Bank) memutuskan mengakuisisi saham milik Standard Chartered Bank (Standard Chartered) dan PT Astra International Tbk di PT Bank Permata Tbk. Total saham yang akan diambil alih sebesar 89,12 persen dari kedua pemegang saham tersebut.

Sebagai tahap awal, Bangkok Bank menandatangani perjanjian pembelian saham bersyarat dengan Standard Chartered dan Astra International pada Kamis (12/12).

Mengutip Keterbukaan Informasi di laman resmi Bursa Efek Indonesia (BEI), Astra International akan melepas seluruh sahamnya sebesar 44,56 persen ke Bangkok Bank. Nilai pembelian dipatok sebesar 1,77 kali dari nilai buku (book value) Bank Permata.

"Jika berdasarkan nilai buku Bank Permata per 30 September 2019, maka harga sebesar Rp1.498 per saham. Pembayaran akan dilakukan dalam bentuk tunai pada saat penyelesaian transaksi," ungkap Sekretaris Perusahaan Gita Tiffani Boer, dikutip Kamis (12/12).

Gita menuturkan aksi korporasi ini tak berdampak pada kelangsungan usaha perusahaan. Seluruh operasional diklaim tetap berjalan normal.

"Penggunaan dana yang diterima dari transaksi akan digunakan untuk tujuan investasi perusahaan," jelas Gita.

Sementara, Chairman Bangkok Bank Piti Sithi memperkirakan transaksi ini rampung pada 2020 mendatang. Pihaknya berkomitmen menaati seluruh aturan dari Bank of Thailand, OJK, dan rapat umum pemegang saham.

"Akuisisi ini akan dibiayai melalui perpaduan sumber daya internal dan kegiatan pendanaan rutin Bangkok Bank," kata Sithi, dikutip dari keterangan resmi.

Ia bilang Indonesia menjadi target investasi perusahaan. Hal ini karena ekonomi Indonesia diklaim tumbuh paling cepat di Asia.

"Ekspansi internasional adalah strategi utama kami. Indonesia khususnya adalah fokus utama bagi kami," ujarnya.

Direktur Utama Bank Permata Ridha DM Wirakusumah mengatakan akuisisi ini akan memberikan peluang bagi perusahaan untuk mengembangkan bisnis korporat dan usaha kecil menengah (UKM), termasuk memperluas hubungan kerja sama dengan perusahaan di Thailand.

"Bangkok Bank merupakan salah satu bank terbesar di Thailand dengan jaringan yang luas, kemampuannya di lintas pasar utama Asia akan saling melengkapi penawaran kami," pungkasnya.
[Gambas:Video CNN]


(aud/bir)