Sebagai tahap awal, Bangkok Bank menandatangani perjanjian pembelian saham bersyarat dengan Standard Chartered dan Astra International pada Kamis (12/12).
Mengutip Keterbukaan Informasi di laman resmi Bursa Efek Indonesia (BEI), Astra International akan melepas seluruh sahamnya sebesar 44,56 persen ke Bangkok Bank. Nilai pembelian dipatok sebesar 1,77 kali dari nilai buku (book value) Bank Permata.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara, Chairman Bangkok Bank Piti Sithi memperkirakan transaksi ini rampung pada 2020 mendatang. Pihaknya berkomitmen menaati seluruh aturan dari Bank of Thailand, OJK, dan rapat umum pemegang saham.
"Akuisisi ini akan dibiayai melalui perpaduan sumber daya internal dan kegiatan pendanaan rutin Bangkok Bank," kata Sithi, dikutip dari keterangan resmi.
"Ekspansi internasional adalah strategi utama kami. Indonesia khususnya adalah fokus utama bagi kami," ujarnya.
Direktur Utama Bank Permata Ridha DM Wirakusumah mengatakan akuisisi ini akan memberikan peluang bagi perusahaan untuk mengembangkan bisnis korporat dan usaha kecil menengah (UKM), termasuk memperluas hubungan kerja sama dengan perusahaan di Thailand.
"Bangkok Bank merupakan salah satu bank terbesar di Thailand dengan jaringan yang luas, kemampuannya di lintas pasar utama Asia akan saling melengkapi penawaran kami," pungkasnya.
[Gambas:Video CNN] (aud/bir)