Stafsus Erick Ungkap Kerja Sama Garuda-Mahaka Cuma Rp300 Juta

CNN Indonesia | Jumat, 13/12/2019 13:55 WIB
Stafsus Erick Ungkap Kerja Sama Garuda-Mahaka Cuma Rp300 Juta Arya menyebut kerja sama Garuda dengan Mahaka nilainya Rp300 juta. (Detikcom/Samsudhuha Wildansyah).
Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian BUMN menyatakan nilai proyek kerja sama antara PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dengan perusahaan yang didirikan oleh Menteri BUMN Erick Thohir, PT Mahaka Media Tbk bernilai Rp300 juta. Sebelumnya, penawaran yang diajukan oleh Mahaka Media mencapai Rp800 juta.

"Kalau soal Rp800 juta itu penawaran, bukan hasil akhir. Terakhir Rp300 juta," ucap Staf Khusus (Stafsus) Kementerian BUMN Arya Sinulingga, Jumat (13/12).

Ia mengatakan Mahaka Media mendapatkan proyek untuk mendatangkan artis saat peluncuran pesawat baru Garuda Indonesia jenis Airbus A330-900 NEO. Agenda itu dilaksanakan di hanggar milik PT GMF Aero Asia Tbk pada bulan lalu.


"Jadi semacam event organizer (EO). Mahaka dapat bagian pengadaan artis. Itu waktu peluncuran Airbus," terang Arya.

Kendati mendapatkan perusahaan Erick mendapatkan proyek dari Garuda Indonesia, Arya memastikan tak mempengaruhi sanksi kepada direksi atau karyawan perusahaan yang melakukan tindakan kecurangan.

Terbukti, lima direksi maskapai penerbangan itu baru saja didepak lantaran tersangkut kasus penyelundupan komponen motor Harley-Davidson.

"Ini bisnis normal saja, Rp300 juta tidak besar. Terbukti juga walaupun ada bisnis bersama tapi direksi tidak aman juga kalau buat kesalahan," ucap Arya.

Terlebih, Arya menyebut Erick sudah mengundurkan diri dari Mahaka Media sejak ditunjuk menjadi menteri BUMN. Tepatnya, ia mengajukan pengunduran diri pada 22 Oktober 2019 kemarin dari jabatannya sebagai Komisaris Utama Mahak Media.

Ini artinya, walaupun Erick sebagai pendiri Mahaka Media, tetapi ia tak lagi ikut campur secara langsung terhadap operasional bisnis perusahaan seperti sebelumnya.

"Pak Erick kan sudah keluar dari Mahaka Media. Perusahaan itu juga sudah besar dari dulu. Punya bisnis di mana-mana," jelas Arya.

Sebelumnya, Erick menuturkan proyek yang didapat Mahaka Media dari Garuda Indonesia sudah terjadi sebelum ia menjadi menteri seperti sekarang. Ia memastikan proyek kerja sama itu tak akan mempengaruhi sikapnya kepada Garuda Indonesia.

"Sama seperti teman-teman di sini tidak mungkin tidak kerja sama dengan pemerintah. Catatan penting, kerja sama itu sudah berjalan. Kalau pun ada baru, kalau tidak melanggar aturan, tidak masalah," pungkas Erick.

[Gambas:Video CNN] (aud/sfr)