BPH Migas Naikkan Pasokan BBM Saat Natal dan Tahun Baru

CNN Indonesia | Kamis, 19/12/2019 09:17 WIB
BPH Migas Naikkan Pasokan BBM Saat Natal dan Tahun Baru BPH Migas menaikkan pasokan BBM dan elpiji saat natal dan tahun baru demi mencegah kelangkaan. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas) menyatakan bakal menaikkan stok pasokan bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji saat Natal 2019 dan Tahun Baru 2020. Peningkatan pasokan dilakukan demi menjamin ketersediaan bahan bakar tersebut selama dua momen tersebut.

BPH Migas kembali ditunjuk oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk menjadi penanggung jawab atau ketua posko nasional sektor ESDM.

Kabag Hukum dan Humas BPH Migas Ady M Raksanegara menyatakan pihaknya juga akan menambah awak, mobil tangki, dan Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) kantong. Selain itu, pihaknya akan menyiapkan layanan khusus, seperti KiosK Pertamax, mobil dispenser unit, BBM kemasan, dan motor pengantar kemasan BBM.


"Berbagai upaya dilakukan yaitu koordinasi dan komunikasi intensif antara Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Korlantas Polri, PT Jasa Marga (Persero) Tbk, dan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT)," ucap Ady dalam keterangan resmi, dikutip Rabu (18/12).

Dari sektor kelistrikan, BPH Migas akan meningkatkan penjagaan dan kualitas pasokan listrik dengan menerbitkan pedoman operasi khusus Natal 2019 dan Tahun Baru 2020. Badan itu juga memastikan tak ada pekerjaan yang berpeluang mengganggu pasokan listrik.

"Lalu meningkatkan koordinasi dengan aparat terkait untuk menjaga keamanan instalasi. Apabila terjadi gangguan yang mengakibatkan kondisi defisit daya maka akan diusahakan dampak sosialnya minim ke masyarakat," papar dia.

Selanjutnya di sektor geologi, Ady menyatakan pihaknya bakal membentuk tim tanggap darurat bencana geologi sebagai bentuk antisipasi terjadi bencana selama momen nataru. Ia bilang BPH Migas akan ikut memantau aktivitas di sejumlah gunung api.

Ady menuturkan posko nasional sektor ESDM selama nataru akan berlangsung selama 22 hari, yakni h-7 dan h+14 natal. Tim posko nasional sektor ESDM ini terdiri dari unit eselon I Kementerian ESDM, di antaranya BPH Migas, Inspektorat Jenderal Kementerian ESDM, dan Sekretariat Jenderal Kementerian ESDM.

[Gambas:Video CNN]
Selain itu, sejumlah badan usaha juga diikutsertakan, yaitu PT Pertamina (Persero), PT AKR Corporindo Tbk, PT PLN (Persero), PT PGN Tbk, PT Pertagas Niaga, T Shell Indonesia, PT Vivo Energi Indonesia, PT Total Oil Indonesia, dan PT Aneka Petroindo Raya.

Sementara, pelaksanaan posko nasional ini juga bekerja sama dengan kepolisian, Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), dan Jasa Marga.

(aud/agt)