Hal ini diungkapkan oleh Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR Danis H. Sumadilaga. Kebetulan, ia juga menjabat sebagai Ketua Tim Pelaksana Sayembara Gagasan Desain Kawasan Ibu Kota.
"Tentu saja tidak menutup kemungkinan untuk dilakukan sayembara kembali, misalnya untuk Istana atau gedung DPR/MPR, ada kemungkinan itu," ujar Danis di Kompleks Istana Kepresidenan, Jumat (20/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami akan menajamkan lagi proses ini dengan berkolaborasi dan berhubungan dengan internasional, ini kan baru masterplan konsep, nanti ada parsial-parsialnya," terangnya.
Senada, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang turut menjabat sebagai satu dari 13 dewan juri desain ibu kota negara baru mengatakan sayembara akan dibuka sesuai kebutuhan.
[Gambas:Video CNN]
Namun bila tidak ada keperluan mendesak, pemerintah bisa melakukan penunjukan langsung kepada pihak tertentu untuk ikut merancang desain sejumlah gedung utama di pusat pemerintahan.
"Kami lihat timing dan kebermanfaatannya, jadi tidak semua harus disayembarakan juga. Lain-lain bisa penunjukan, bisa kredibilitas dan pengalaman," ungkapnya.