Jokowi 'Pede' Arsitek Bakal Suka Bangun Kawasan Ibu Kota Baru

CNN Indonesia | Jumat, 20/12/2019 17:55 WIB
Presiden Jokowi meyakini para arsitek yang terlibat dalam pembangunan ibu kota baru akan menyenangi lokasi yang telah dipilih. Presiden Jokowi meyakini arsitek akan senang membangun di kawasan ibu kota baru. (CNN Indonesia/ Feri Agus Setyawan).
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) meyakini para arsitek yang terlibat dalam pembangunan kawasan ibu kota baru akan suka dengan lokasi yang telah dipilih. Sebab, kawasan yang terletak di Kalimantan Timur tersebut masih berupa lahan kosong dengan kontur berbukit.

Pernyataan ini disampaikannya saat membuka acara presentasi desain ibu kota negara baru di Kompleks Istana Kepresidenan, Jumat (20/12). Ada lima dari 257 desain yang dipresentasikan kepada Jokowi.

"Ini sebuah lokasi perbukitan yang kalau Bapak Ibu sekalian nanti melihat ke sana, pasti senang sekali, karena memudahkan Bapak Ibu sekalian untuk lebih memperbaiki konsep-konsep yang ada," ujar Jokowi.


Selanjutnya, kepala negara menyampaikan bayangannya tentang ibu kota negara. Ia ingin pembangunan ibu kota baru tidak hanya sekadar memindahkan pusat pemerintahan, namun turut menciptakan budaya baru.

"Pembangunan ibu kota ini bukan semata-mata pemindahan lokasi atau pemindahan bangunan, tetapi sekali lagi kami ingin ada pindah sistem, kami ingin ada pindah budaya kerja," ungkapnya.

Kemudian, ia juga menyampaikan ingin menciptakan kawasan ibu kota baru sebagai smart city dan compact city yang nyaman dan ramah bagi masyarakat. Selain itu, kawasan juga bebas polusi.

Sementara dari tata ruang, ia ingin agar kawasan ibu kota negara baru terbagi atas beberapa klaster. Mulai dari klaster pemerintahan, pendidikan, riset, dan inovasi, kesehatan, hingga pusat keuangan.

"Sehingga di sini lah kita ingin ada sebuah transformasi ekonomi dari ekonomi yang kita miliki sekarang masuk ke smart economy," tuturnya.

[Gambas:Video CNN]

Tak ketinggalan, orang nomor satu di Indonesia itu memberi selamat kepada seluruh peserta yang sudah mengikuti sayembara desain ibu kota negara baru.

"Salah satu dari Bapak Ibu semuanya akan jadi pemenang," katanya.

(uli/sfr)