Pagi hari ini, mayoritas mata uang di kawasan Asia menguat terhadap dolar AS. Won Korea terpantau melemah 0,05 persen, yen Jepang 0,13 persen, dan ringgit Malaysia menguat 0,03 persen, serta dolar Singapura menguat tipis 0,01 persen.
Sementara itu, pelemahan hanya terjadi pada dolar Hong Kong, baht Thailand dan lira Turki yang sama-sama melemah sebesar 0,03 persen terhadap dolar AS.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, Ibrahim juga berpendapat penguatan rupiah juga ditopang oleh kabar Bank Sentral Amerika The Fed akan kembali menurunkan suku bunga acuan mereka pada awal 2020.
"Hal tersebut mengindikasikan bahwa ekonomi Amerika masih beresiko. Namun ini berita baik untuk pasar global sehingga bisa membantu pertumbuhan ekonomi global," ungkapnya.
Lebih lanjut, Ibrahim memperkirakan rupiah bergerak di kisaran RpRp13.935- Rp13.990 per dolar AS pada perdagangan hari ini.
[Gambas:Video CNN] (ara/agt)