Pagi hari ini, mayoritas mata uang di kawasan Asia melemah terhadap dolar AS. Won Korea terpantau melemah 0,18 persen, lira Turki 0,02 persen, serta dolar Hong Kong dan dolar Singapura juga turut melemah 0,04 persen.
Sementara itu penguatan terjadi pada peso Filipina sebesar 0,04 persen, dan yen Jepang yang menguat tipis 0,01 persen terhadap dolar AS.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Erick Thohir Akan Likuidasi BUMN 'Sakit' |
Selain itu, Ariston juga mengatakan penguatan rupiah juga didorong oleh kemajuan kesepakatan dagang AS dan China dengan adanya prospek implementasi kesepakatan dagang fase 1.
Prospek tersebut diumumkan oleh Presiden AS Donald Trump pada Jumat (20/12) malam lalu. Lebih lanjut, Ariston memperkirakan rupiah akan bergerak di kisaran Rp14.950 hingga Rp14.030 per dolar AS.
[Gambas:Video CNN] (ara/agt)