Di Citigroup, Gaji Perempuan Lebih Rendah 27 Persen dari Pria

CNN Indonesia | Minggu, 19/01/2020 08:30 WIB
Di Citigroup, Gaji Perempuan Lebih Rendah 27 Persen dari Pria Laporan Citigroup melansir gaji perempuan lebih rendah 27 persen dari pekerja pria. (APF/Drew Angerer/Getty Images).
Jakarta, CNN Indonesia -- Citigroup melaporkan gaji pekerja perempuan di perusahaannya lebih rendah 27 persen dibandingkan pekerja laki-laki. Kesenjangan ini membaik dibandingkan tahun 2018 lalu, di mana gaji pekerja perempuan 29 persen lebih rendah dari pekerja laki-laki.

Citigroup merilis laporan gaji berdasarkan gender dalam beberapa tahun terakhir sesuai permintaan investor mereka. Bank investasi yang bermarkas di Amerika Serikat (AS) ini pun berkomitmen untuk menurunkan angka kesenjangan (gap) pembayaran gaji antara perempuan dan laki-laki.

Tidak cuma membayar gaji lebih rendah ke pekerja perempuan dibandingkan laki-laki, Citigroup turut melaporkan membayar pekerja minoritas enam persen lebih rendah ketimbang gaji rata-rata nonminoritas. Namun, kesenjangan gaji ini lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 7 persen.

Dalam laporan yang dikutip CNN.com tersebut, pekerja minoritas yang dimaksudnya ialah pekerja kulit hitam.


Kepala SDM Citigroup Sara Wetcher mengatakan bahwa kesenjangan gaji mencerminkan kebutuhan untuk meningkatkan keterwakilan perempuan dan minoritas di AS dalam posisi senior dengan gaji lebih tinggi.

Karenanya, ia melanjutkan Citigroup mengklaim melakukan penyesuaian pembayaran sebagai bagian dari siklus kompensasi tahun ini.

Tak cuma itu, Citigroup juga berkomitmen untuk meningkatkan keterwakilan perempuan setidaknya 40 persen di operasionalnya secara global, dan 8 persen untuk pekerja kulit hitam pada 2021 mendatang.

"Kami akan terus mengurangi kesenjangan gaji. Kami harus membuat kemajuan," tulis Wetcher.

[Gambas:Video CNN]

Butuh 100 Tahun


Institute for Women Policy Research (IWPR) mengungkapkan untuk mencapai kesetaraan gender secara global, paling tidak butuh 100 tahun untuk mewujudkannya.

Menurut lembaga riset kebijakan perempuan itu, di seluruh AS, pekerja perempuan yang bekerja penuh dibayar 82 sen untuk setiap dolar yang dihasilkan pekerja laki-laki.


Paling tidak, IWPR memperkirakan butuh 40 tahun bagi pekerja perempuan untuk mendapatkan gaji yang setara dengan pekerja laki-laki. Sayangnya, untuk pekerja perempuan kulit hitam, waktu yang dibutuhkan lebih lama lagi.

Di Inggris, setiap perusahaan dengan pekerja lebih dari 250 orang bahkan diwajibkan untuk melaporkan data perbedaan gaji gender.


(bir)