Luhut soal Kasus Jiwasraya: Pelaku Dimiskinkan Biar Kapok

CNN Indonesia | Jumat, 17/01/2020 14:25 WIB
Luhut soal Kasus Jiwasraya: Pelaku Dimiskinkan Biar Kapok Menko Kemaritiman dan Investai Luhut Binsar Panjaitan meminta pihak yang terbukti terlibat dalam kasus asuransi PT Jiwasraya (Persero) untuk dimiskinkan. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan meminta pihak yang terbukti terlibat dalam kasus asuransi PT Jiwasraya (Persero) untuk dimiskinkan. 

"Orangnya perlu ditindak. Kalau saya usul, bisa tidak dimiskinkan orang-orang itu biar kapok. Jangan hanya hukum penjara 5 tahun, tapi uang berbunga terus," katanya, Jumat (17/1).

Luhut pun meminta pihak yang mengaitkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan kasus ini untuk berhenti.


"Media jangan bikin berita gorengan. Kita cari solusi saja lah, presiden ngga ada kaitannya (dengan kasus Jiwasraya)," paparnya.

Selain itu dirinya mengatakan meski kasus ini sebetulnya telah terjadi sejak lama. Namun, dengan teknologi canggih saat ini, semua bukti akan dapat diungkap.

Jiwasraya saat ini memang mengalami masalah keuangan. Masalah tersebut membuat mereka gagal membayarkan dana nasabah sampai dengan Rp12,4 triliun.

Dana tersebut merupakan akumulasi kewajiban pencairan klaim polis yang gagal dibayar perusahaan sampai periode Oktober-Desember 2019.

Usut punya usut, gagal bayar tersebut ternyata disebabkan oleh kesalahan Jiwasraya dalam menginvestasikan dana mereka. BPK beberapa waktu lalu menyebut Jiwasraya banyak menginvestasikan dana mereka di saham berkinerja buruk.

Saham tersebut adalah, PT BPD Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR), PT Semen Baturaja Tbk (SMBR), dan PT PP Properti Tbk (PPRO). Ketua BPK Agung Firman Sampurna menghitung kerugian Jiwasraya dari transaksi saham tersebut mencapai Rp4 triliun.

Selain kesalahan investasi, gagal bayar juga terjadi karena adanya dugaan praktik korupsi di tubuh perusahaan asuransi tertua di Indonesia tersebut. Kejaksaan Agung, saat ini tengah mengusut dugaan korupsi tersebut.

Beberapa waktu lalu, mereka telah menetapkan beberapa orang sebagai tersangka dalam kasus tersebut, salah satunya Benny Tjokrosaputro.

[Gambas:Video CNN]
(wel/age)