Menurutnya, permasalahan penurunan citra tersebut dapat diselesaikan dengan cara memberikan contoh yang baik kepada seluruh pihak menggunakan penerapan kebijakan perusahaan yang baik.
"Yang jelas kami membuktikan manajemen garuda itu GCG (Good Coorporate Governance), Bahwa kami ini tim yang menegakkan GCG. Kami mesti memberi contoh terhadap how we should (bagaimana kami) bersikap dan bertindak," kaya Irfan di Gedung BUMN, Jakarta, Jumat (24/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Irfan pun mengaku bahwa jejeran direksi baru Garuda merespon positif atas kedatangan Yenny Wahid selaku komisaris Garuda yang baru. Menurutnya, kedatangan Yenny dapat menegakkan hak-hak perempuan di tubuh perseroan.
"Direksi ini sangat senang ketika ada Bu Yenny. Sosok Bu Yenny ini (yang) merepresentasikan, sangat baik dalam menegakkan hak-hak teman-teman kami perempuan khususnya," ujarnya.
"Jadi kami memang diskusi, sudah beberapa hari, satu, dua hari. Di dalam diskusi itu kami tegaskan bahwa citra itu harus kami perbaiki dengan contoh dan memberi pesan," tuturnya.
Ke depan, Irfan menambahkan bahwa pihaknya akan membuat aturan yang dapat menegakkan hak-hak perempuan.
"Untuk itu tentu saja nanti kami follow up dengan aturan lain yang bisa menegaskan bahwa itu tidak akan kejadian lagi," pungkasnya.
[Gambas:Video CNN]
(ara/sfr)