Menhub: Garuda Indonesia Harus Selesaikan Masalah Manajerial

CNN Indonesia | Kamis, 23/01/2020 18:50 WIB
Menhub: Garuda Indonesia Harus Selesaikan Masalah Manajerial Menhub Budi ingin direksi dan komisaris baru Garuda dapat menyelesaikan persoalan manajerial. (CNN Indonesia/Andry Novelino).
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyampaikan pesan terkait perombakan direksi dan dewan komisaris PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Ia menyebut dengan perombakan tersebut, maskapai pelat merah itu harus dapat menyelesaikan persoalan manajerial.

"(Pesan untuk Garuda) lebih baik, supaya lebih Good Coorporate Governance (GCG), menyelesaikan masalah manajerial terutama," kata Budi di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) di Jakarta, Kamis (23/1).

Menurut Budi, Garuda memiliki keunggulan dari sisi teknis namun perseroan menanggung 'beban masa lalu' sisi manajerial perseroan.


"Garuda itu mencapai tingkat performance nomor satu di dunia. Persoalannya, adalah manajerial. Jadi ada 'beban masa lalu' yang harus diselesaikan," tuturnya.

Menurut Budi, Garuda dapat menangani permasalahan tersebut dengan membuktikan tata kelola perusahaan yang semakin membaik.

"(Garuda) dapat melakukan suatu klarifikasi atau change (perubahan), di mana GCG itu diterapkan di Garuda. Terus, bagaimana membuat Garuda ke depan ini bisa bersinergi dengan kepentingan-kepentingan lain, apakah berkaitan dengan pariwisata, atau kegiatan lainnya," paparnya.

Selain itu, Budi kemudian mengomentari hubungan antar maskapai. Ia mengimbau agar seluruh maskapai, termasuk Garuda, untuk berkolaborasi dalam menjalankan bisnisnya.

"Semua maskapai harus berkolaborasi. Enggak mungkin Garuda sendiri dan enggak mungkin yang lain sendiri. Jadi mereka bisa punya positioning sendiri, dan bisa buat rencana ke depan sendiri,"

Budi kemudian menyatakan akan mengatur dan mendiskusikan lebih lanjut terkait permasalahan harga tiket pesawat antar maskapai.

"Nanti kami atur, bagaimana pricing-nya segala macem. (Contohnya) Kalau mau cari tiket murah, mestinya dari kapasitas 100 persen itu, selama ini 30 persen kosong. Kenapa tidak dijual tiga bulan sebelumnya? Tapi saya pikir teman-teman Garuda punya cara yang baik," imbuhnya.

Kendati demikian, Budi secara pribadi menilai positif atas jejeran direksi ataupun komisaris yang kini menakhodai Garuda. Menurut Budi, Direktur Utama (dirut) Garuda Irfan Setiaputra memiliki kapasitas dalam memimpin maskapai pelat merah itu.

"Komisaris dan direksi Garuda ini adalah orang-orang profesional. saya harapkan, para direksi, komisaris dapat bekerja dengan baik," tuturnya.

[Gambas:Video CNN]

Selanjutnya, ia akan bertemu jejeran direksi dan komisaris Garuda di kantornya pada Jumat (24/1) esok.

"Besok jam satu (direksi Garuda) akan ke kantor saya. Untuk bicara," ungkapnya.

Sayangnya, Budi tak menyebut lebih jauh terkait hal apa yang akan dibicarakan pada pertemuan itu.

(ara/sfr)