Virus Corona, McDonald's dan Starbucks Tutup Toko di Wuhan

CNN Indonesia | Sabtu, 25/01/2020 18:27 WIB
McDonald's dan Starbuck memutuskan untuk menutup beberapa toko mereka di China karena penyebaran Virus Corona. McDonald's dan Starbuck memutuskan menutup beberapa toko mereka di China akibat penyebaran Virus Corona. (HECTOR RETAMAL / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- McDonald's memutuskan untuk menutup restoran mereka di lima kota di China sejak Jumat (24/1) kemarin. Penutupan dilakukan di Wuhan, Ezhou, Huanggang, Qianjiang dan Xiantao.

Juru Bicara perusahaan perusahaan Barry Sum mengatakan kebijakan diambil demi mengantisipasi penyebaran Virus Corona supaya tidak menginfeksi karyawan dan masyarakat.
"Keamanan staf dan pelanggan adalah prioritas utama kami dan kami memiliki langkah-langkah komprehensif dan berhati-hati yang diterapkan untuk semua operasi restoran dan staf kantor," katanya seperti dikutip dari CNNBussines, Sabtu (25/1).

Tidak jelas kapan restoran yang terkena dampak akan dibuka kembali. Sum hanya mengatakan agar pihaknya akan selalu menjaga komunikasi yang erat dengan otoritas kesehatan supaya penyebaran Virus Corona bisa diatasi.


Selain itu, menutup operasi, McDonald's juga memutuskan untuk menerapkan protokol kesehatan baru di daerah tersebut. Protokol dilakukan dengan memberlakukan standar baru yang ketat untuk memantau karyawan dari tanda-tanda infeksi Virus Corona.

Untuk meningkatkan pemantauan tersebut, pihaknya mengharuskan semua restoran McDonald's memasang sistem dan mengukur suhu tubuh semua kru saat tiba di tempat kerja.

"Kami juga membentuk mekanisme pelaporan, pencatatan dan pengamatan untuk karyawan yang bepergian ke dan dari Wuhan selama Festival Musim Semi Tahun Baru Imlek," katanya.

Karyawan dengan demam atau gejala flu akan dipulangkan. Selain itu, pekerja akan mulai mengenakan topeng dan diperintahkan untuk mencuci tangan dan menggunakan desinfektan lebih sering.

[Gambas:Video CNN]
Sebagai informasi, penyebaran Virus Corona belakangan ini kian mengkhawatirkan. Virus tersebut telah membunuh 41 orang.

Selain itu, virus juga telah menginfeksi 1.300 orang. Virus juga sudah menyebar ke 12 negara, seperti, Amerika Serikat, Prancis, Jepang, Australia, Malaysia, Nepal, Singapura, Korea Selatan, Taiwan, Thailand, Amerika, Vietnam.

Selain McDonald's, penyebaran virus tersebut juga membuat  Starbucks tutup. Manajemen menyatakan mereka telah menutup 90 toko di Hubei demi menghindari penyebaran Virus Corona.

"Semua toko Starbucks dan pengiriman bintang khusus di Hubei akan ditutup sementara. Karyawan Hubei diminta untuk beristirahat di rumah, meminimalkan keluar, berhati-hati untuk melindungi diri mereka sendiri dan keluarga mereka. Semua karyawan toko yang dijadwalkan untuk bekerja selama periode penutupan akan dibayar seperti biasa, " kata manajemen.

Starbucks menyatakan penutupan akan berlanjut sepanjang Festival Musim Semi, yang berlangsung hingga akhir Januari. Setelah itu, mereka baru akan membuat keputusan tentang berapa lama toko akan ditutup.







(agt/agt)