Menhub Minta Operator Transportasi Antisipasi Virus Corona

CNN Indonesia | Senin, 27/01/2020 10:47 WIB
Menhub Budi Karya meminta seluruh pemangku kepentingan transportasi mengantisipasi masuknya Virus Corona ke Indonesia. Menhub Budi Karya meminta pemangku kepentingan transportasi antisipasi Virus Corona. (CNN Indonesia/Andry Novelino).
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meminta seluruh pemangku transportasi untuk menyusun langkah antisipasi masuknya Virus Corona ke Indonesia.

"Menindaklanjuti imbauan dari Mensesneg (Menteri Sekretariat Negara Pratikno), saya meminta seluruh pemangku kepentingan transportasi khususnya di sektor udara dan laut untuk memerhatikan perkembangan Virus Corona di Wuhan, China dan melakukan upaya preventif yang lebih intensif," ujar Budi dalam keterangannya, dikutip dari Antara, Senin (27/1).

Upaya-upaya yang perlu dilakukan oleh para operator sektor transportasi udara dan laut yaitu melakukan pemantauan dan pemeriksaan penumpang dan kru yang lebih intensif, khususnya dari tujuan asal negeri China.


Selain itu, perlu koordinasi intensif dengan para pemangku kepentingan khusus Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) setempat, agar petugas di bandara dan pelabuhan internasional yang dilalui penumpang dari da tujuan negeri China diharapkan menggunakan masker.

"Tadi malam saya telah meminta Dirjen Hubungan udara, Dirjen Hubungan Laut berkoordinasi dengan AP I, AP II, Pelindo I s.d IV untuk segera melakukan upaya-upaya secara intensif," kata Menhub.

Pengetatan pemeriksaan kesehatan penumpang internasional telah dilakukan PT Angkasa Pura I (Persero) atau AP I di seluruh bandara yang dikelola.

Perseroan bekerja sama dengan KKP dalam melakukan pengetatan kesehatan penumpang melalui pengoptimalan penggunaan thermal scanner untuk mendeteksi peningkatan suhu tubuh penumpang yang dipasang pada area kedatangan. Selain itu, pengawasan juga dilakukan dengan menerbitkan Kartu Kewaspadaan Kesehatan untuk memonitor kesehatan penumpang.

"Pengetatan pemeriksaan kesehatan penumpang ini merupakan langkah kami untuk mencegah masuknya Virus Corona melalui wisatawan yang masuk ke Tanah Air, khususnya dari beberapa negara-negara yang telah terjangkit," ujar Direktur Utama AP I Faik Fahmi.

[Gambas:Video CNN]

Faik mengungkapkan perseroan saat ini mengelola bandara di Bali dan Manado yang merupakan tujuan destinasi wisatawan terbesar asal China. Sepanjang tahun 2019 lalu, Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali dilewati lebih dari dari 1,19 juta penumpang asal China. Sedangkan Bandara Sam Ratulangi Manado dilewati lebih dari 116 ribu penumpang asal China.

Sebagai informasi, Virus Corona pertama kali mewabah di Wuhan-China dan telah menyebar ke beberapa negara di Asia seperti Thailand, Jepang, Taiwan, dan Korea Selatan.

Gejala umum orang yang terjadi virus ini di antaranya demam, batuk, dan sesak napas. Jika tak segera ditangani, virus dapat menyebabkan kematian. (Antara/sfr)