Ketua KPK 'Jemput' Erick Thohir Bahas Korupsi di BUMN

CNN Indonesia | Selasa, 28/01/2020 17:11 WIB
Ketua KPK 'Jemput' Erick Thohir Bahas Korupsi di BUMN Ketua KPK Firli Bahuri mendatangi kantor Menteri BUMN Erick Thohir. Setelah bertemu, keduanya bertolak ke kantor KPK. (CNN Indonesia/Aria Ananda).
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri mendatangi Menteri BUMN Erick Thohir di kantor Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Dua jam berselang, keduanya berangkat ke kantor KPK.

Sebelum berlalu, Firli sempat menemui awak media yang menunggu. Ia menjelaskan kunjungannya dalam rangka mengubah sistem manajemen anti suap di lingkungan BUMN.

"Pembicaraan mengubah sistem manajemen anti suap. BUMN meminta kepada kami (KPK) agar terlibat dalam sumbangsih kepada BUMN untuk tidak terjadinya korupsi," ujarnya didampingi Erick, Selasa (28/1).

Contoh sumbangsih itu, Firli melanjutkan melalui pelatihan yang diberikan KPK dan upaya untuk membangun korporasi yang bersih dari tindak korupsi.

"Misal kami (KPK) diajak melakukan Pelatihan anti suap, membangun korporat bersih," ungkapnya.

Firli kemudian mengapresiasi tindakan Erick atas upaya pencegahan tindak korupsi di lingkungan BUMN.

"Saya apresiasi upaya yang disampaikan Pak Menteri BUMN. Kenapa? Karena beliau sudah menyampaikan (upaya) pencegahan korupsi," tuturnya.

Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, Firli turun dari kantor Erick pada pukul 15:20 WIB. Firli didampingi Erick memberikan keterangan kepada awak media.

Sebelumnya Firli datang bersama beberapa ajudannya pada pukul 13:18 WIB. Ia datang mengenakan batik coklat keunguan. Sementara, Erick mengenakan baju batik biru tua.

Namun, selama berbincang dengan media, Erick hanya tersenyum tanpa sepatah kata. Setelah berjumpa dengan media, keduanya masuk ke dalam mobil.

Sebelum berangkat, Erick sempat berbicara bahwa dirinya akan menuju KPK beberapa waktu. Terpantau, Erick hanya pergi sendiri terpisah mobil dengan Firli yang sudab berangkat terlebih dahulu.

"Saya ke KPK dulu sebentar," tandasnya singkat.

[Gambas:Video CNN]



(ara/bir)