Sementara, kurs referensi Bank Indonesia (BI) Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) menempatkan rupiah di posisi Rp13.662 per dolar AS atau melemah dibandingkan posisi Kamis (30/1), yakni Rp13.652 per dolar AS.
Sore hari ini, mayoritas mata uang di kawasan Asia terpantau melemah terhadap dolar AS. Tercatat, won Korea melemah 0,55 persen, lira Turki 0,16 persen, dan ringgit Malaysia melemah 0,10 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi menilai penguatan rupiah pada hari ini disebabkan oleh sentimen meredanya kekhawatiran Virus Corona.
Lihat juga:Presiden Jokowi Resmikan Underpass NYIA |
Semalam, WHO menyatakan virus yang menyebar cepat itu sebagai darurat kesehatan global, namun mencatat bahwa tidak perlu mengeluarkan larangan perjalanan dan perdagangan.
Dengan diumumkan Virus Corona sebagai darurat kesehatan global, Ibrahim menilai pemerintah juga mulai melakukan rapat kabinet untuk membahas penanggulangan penyebaran virus corona.
Lihat juga:Virus Corona Ancam Bisnis Apple di China |
Sekadar informasi, jumlah korban tewas di China sekarang telah mencapai 213, dengan jumlah kasus sebanyak 9.692. Angka tersebut naik dari jumlah kasus sebesar 7.711 pada Kamis (30/1) kemarin.
Lebih lanjut, Ibrahim memprediksi rupiah berpotensi bergerak di kisaran Rp13.583 hingga Rp13.690 pada perdagangan Senin (3/2) pekan depan.
[Gambas:Video CNN]
(ara/bir)