Anak Usaha Jasa Marga Segera Melantai di Bursa

CNN Indonesia | Sabtu, 08/02/2020 14:31 WIB
Anak Usaha Jasa Marga Segera Melantai di Bursa Jasa Marga akan mengantarkan anak usaha mereka anak usaha perseroan, yakni PT Jasa Marga Trans JawaTol melantai di bursa. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- PT Jasa Marga (Persero) Tbk berencana untuk mengantarkan anak usaha mereka Jasa Marga Trans JawaTol melantai di bursa atau melakukan Initial Public Offering (IPO). SVP Corporate Secretary Jasa Marga Agus Setiawan menyebutkan rencana tersebut dilakukan lantaran anak usaha tersebut sudah cukup menghasilkan untung.

"Trans Jawa itu ada ruas seperti Cirebon-Cikampek, dan itu semua sudah menghasilkan (keuntungan), Mojokerto, itu sudah menghasilkan," kata Agus di Jakarta, Jumat (7/2).

Selain memberikan keuntungan, ia juga mengatakan IPO dilakukan karena nilai aset anak perseroan dari Tol Trans Jawa sendiri sudah cukup tinggi. Data yang dimiliki perusahaan, nilai aset anak usaha tersebut mencapai 40 persen hingga 50 persen dari total aset perusahaan induk.


Sayangnya, ia enggan merinci berapa pendapatan yang diterima dari ruas tol tersebut. Ia hanya menyebut langkah IPO merupakan hal wajar yang dilakukan perusahaan jika sudah mengeruk untung.

Namun, Agus mengaku pihaknya masih mengkaji kapan waktu yang cocok untuk memberlakukan IPO tersebut. Selain itu, manajemen juga masih belum dapat menentukan target dana yang akan dihimpun.

"(Waktu IPO dan target dana) belum kami tentukan. Namun yang pasti, arah kami sudah jelas, Trans Jawa itu akan segera di IPO," ucapnya.

Dengan IPO teresebut, Agus berharap akan menjadi pundi-pundi untung perseroan yang bakal memudahkan pembiayaan lebih lanjut.

"Soalnya kalau dibandingkan dengan pembiayaan secara konvensional atau melalui perbankan, maka tenggat waktu pengembalian dana lebih pendek dibanding perbankan yang mencapai 10 tahun untuk kebutuhan dana dalam jumlah besar," jelasnya.

[Gambas:Video CNN]
Lebih lanjut, ia menyebut langkah-langkah selanjutnya yang dapat diambil perusahaan adalah dengan terus melakukan evaluasi, untuk melihat potensi-potensi pendapatan lain yang dapat digarap.

Agus menilai, metode IPO merupakan salah satu yang dapat terus dilakukan oleh Jasa Marga.

"Jadi misalnya begini, kalau di ruas tertentu, Jasa Marga membutuhkan pendanaan. Tapi, kami mayoritasnya sangat besar, tidak apa-apa tuh kami lepas sedikit tapi yang penting tetap pegang mayoritas," pungkasnya.

(ara/agt)