Bill Gates Sumbang Rp1,4 Triliun Perangi Virus Corona

CNN Indonesia | Rabu, 12/02/2020 17:15 WIB
Bill Gates menyumbang Rp1,4 triliun untuk penelitian vaksin dan upaya pengobatan virus corona. Orang kaya dunia nomor kedua, Bill Gates, menyumbang Rp1,4 triliun untuk penelitian vaksin dan upaya pengobatan virus corona. (AFP/Nicholas Kamm).
Jakarta, CNN Indonesia -- Orang kaya dunia nomor dua, Bill Gates dan istrinya Melinda, menyumbang US$100 juta atau setara Rp1,4 triliun (kurs Rp14.000 per dolar AS), untuk penelitian vaksin dan upaya pengobatan virus corona.

Donasi Gates tersebut telah memenuhi sekitar 15 persen dari kebutuhan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebesar US$675 juta untuk memerangi penyebaran akibat covid-19 itu.

Diketahui, lebih dari 1.100 orang meninggal dunia karena terinfeksi virus corona di antara 42 ribu kasus orang terinfeksi. Virus yang berkembang biak di Wuhan, Hubei, China, itu telah menyebar luas hingga 25 negara-negara di dunia.


Mengutip Forbes, Rabu (12/2), WHO mencari pendanaan US$675 juta untuk merespons sebaran virus corona dalam tiga bulan ke depan.

Di antaranya US$60 juta dialokasikan untuk mendanai operasional WHO dan sebagian mengalir ke negara-negara yang berisiko terjangkit wabah virus corona, dengan sistem perawatan kesehatan yang lemah.

Sedangkan sisanya akan digunakan untuk melindungi populasi yang berisiko di Afrika dan Asia Selatan.

"Respons terhadap wabah virus corona ini harus diikuti dengan sains, bukan ketakutan," ujar CEO Gates Foundation Mark Suzman dalam pernyataan resmi.

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan wabah virus corona telah meluas dengan lebih dari 190 kasus dikonfirmasi di luar China. Meski belum bisa dibilang pandemi, namun WHO sudah menerapkan darurat kesehatan masyarakat pada 30 Januari 2020 lalu.

"US$675 juta adalah uang yang banyak. Tetapi, jauh lebih sedikit daripada kerugian yang akan dihadapi jika tidak berinvestasi dalam kesiapsiagaan dan memanfaatkan jendela peluang yang kita miliki," imbuh dia.

Kerugian yang dimaksud, antara lain terhentinya kegiatan ekonomi di Wuhan dan beberapa kota-kota di China, tertutupnya akses satu provinsi dengan provinsi lain di China, termasuk penerbangan domestik dan internasional yang dibatalkan dari dan ke China.

Tidak cuma itu, ritel-ritel di wilayah terdampak virus corona serempak menutup toko mereka. Bahkan, kota judi Makau terpaksa menutup kasino karena 10 orang tercatat sakit saat bermain di sana.

[Gambas:Video CNN]

(bir/agt)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK