Donasi Gates tersebut telah memenuhi sekitar 15 persen dari kebutuhan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebesar US$675 juta untuk memerangi penyebaran akibat covid-19 itu.
Diketahui, lebih dari 1.100 orang meninggal dunia karena terinfeksi virus corona di antara 42 ribu kasus orang terinfeksi. Virus yang berkembang biak di Wuhan, Hubei, China, itu telah menyebar luas hingga 25 negara-negara di dunia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Respons terhadap wabah virus corona ini harus diikuti dengan sains, bukan ketakutan," ujar CEO Gates Foundation Mark Suzman dalam pernyataan resmi.
Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan wabah virus corona telah meluas dengan lebih dari 190 kasus dikonfirmasi di luar China. Meski belum bisa dibilang pandemi, namun WHO sudah menerapkan darurat kesehatan masyarakat pada 30 Januari 2020 lalu.
Kerugian yang dimaksud, antara lain terhentinya kegiatan ekonomi di Wuhan dan beberapa kota-kota di China, tertutupnya akses satu provinsi dengan provinsi lain di China, termasuk penerbangan domestik dan internasional yang dibatalkan dari dan ke China.
Tidak cuma itu, ritel-ritel di wilayah terdampak virus corona serempak menutup toko mereka. Bahkan, kota judi Makau terpaksa menutup kasino karena 10 orang tercatat sakit saat bermain di sana.
[Gambas:Video CNN]
(bir/agt)