Anggota DJSN Indra Budi Sumantoro menuturkan kesimpulan itu diambil setelah pihaknya mempelajari peta jalan (road map) yang disusun oleh Taspen. Road map merupakan amanat UU Nomor 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).
Pasal 65 ayat I UU Nomor 24 Tahun 2011 menyebutkan Taspen dan Asabri harus menyelesaikan peta jalan transformasi paling lambat 2014. Kemudian, pengalihan keduanya paling lambat dilakukan pada 2029 mendatang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Selain (yang berkaitan dengan) SJSN, tetap dapat saja diselenggarakan oleh Taspen dan Asabri, sehingga tidak akan mengurangi manfaat kepada pesertanya," terangnya.
Ia melanjutkan pengalihan program hanya berlaku bagi PNS yang menjabat pasca ditetapkannya Peraturan Pemerintah (PP) pengalihan program. Saat ini, pembentukan PP masih menunggu road map yang disusun oleh pemerintah dengan mengajak serta seluruh institusi terkait.
CNNIndonesia.com telah menghubungi Direktur Utama Taspen Antonius NS Kosasih untuk mengkonfirmasi informasi itu. Namun demikian, ia tidak berkomentar lantaran sedang rapat.
"Maaf saya sedang raker (rapat kerja) nih," tulisnya melalui pesan Whats App.
[Gambas:Video CNN]
(ulf/bir)