Bandara tersebut rencananya akan berjarak 15 kilometer dari pusat ibu kota baru. Budi menambahkan bandara tersebut akan dibangun dengan menggunakan skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha yang melibatkan swasta nasional dan asing sebagai operatornya.
Ia mengatakan akan segera menggelar sayembara untuk menentukan desain bandara baru tersebut. Menurut Budi, saat ini sudah ada tiga negara, China, Jepang dan Korea Selatan yang menyampaikan minat untuk berpartisipasi dalam pembangunan bandara baru tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari total kebutuhan anggaran tersebut, pemerintah hanya mampu membiayai 19 persen saja. Jokowi berharap kekurangan pembiayaan ibu kota baru nantinya bisa ditutup oleh investasi swasta dan BUMN.
Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Panjaitan menyebut sekarang sudah ada 30 investor yang menyatakan tertarik untuk membantu pemerintah membangun ibu kota baru.
"Saya baru dikirim list-nya, sudah hampir 30 perusahaan besar yang ingin berpartisipasi. Mereka dari Amerika ingin masuk, Jepang masuk, Abu Dhabi (UEA) masuk, Singapura, banyak sekali," katanya
[Gambas:Video CNN]
(agt)