Berdasarkan hal tersebut, AirNav Indonesia telah mengeluarkan Ashtam atau sejenis notam (notice to airman) nomor VAWR 9293 dan Notam Aerodrome Closed (penutupan sementara bandara). Petunjuk diberikan guna memberikan panduan bagi penerbang yang melalui wilayah erupsi gunung merapi.
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Novie Riyanto dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (3/3) menjelaskan akan terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Merapi untuk memastikan keselamatan penerbangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami akan terus melakukan koordinasi dengan AirNav Indonesia untuk memastikan aktivitas penerbangan tetap berjalan normal, berikut dengan stakeholder penerbangan. Tetap dengan memperhatikan aspek keselamatan dan keamanan penerbangan," jelas Novie.
Untuk diketahui, berdasarkan Ashtam VAWR 9293, aktivitas erupsi gunung merapi menunjukan level Red/Awas. Level tersebut berarti gunung berapi menunjukkan erupsi vulkanik sedang berlangsung.
Gunung Merapi erupsi pada pukul 05.22 WIB, Selasa (3/3). Badan Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (PPTKG) menyebut erupsi terjadi di seismogram dengan amplitudo 75 milimeter dan durasi 450 detik.
[Gambas:Video CNN]
(antara/agt)