Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan permintaan tersebut merupakan hasil rapat koordinasi bersama antar kementerian. Keputusan ini sudah diterima oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan serta Kementerian Perindustrian.
"Tahun kemarin (serapan) 1,1 juta ton, target tahun ini dinaikkan ke 1,5 juta ton," ujar Airlangga, Jumat (6/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami sangat menyambut baik karena itu sebenarnya bukan hal baru. Kami memang mewajibkan industri pengguna garam untuk membeli garam dari petani di Indonesia," ucap Agus.
Namun demikian, Agus meminta agar kualitas garam petani lokal tetap disesuaikan dengan kebutuhan industri. Salah satunya, garam harus berkadar NaCI mencapai 98 persen.
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menyatakan akan memenuhi kriteria kebutuhan garam industri. Caranya melalui penggunaan biomembran yang merupakan selaput pemisah antara air laut dan tanah.
Dengan begitu, garam yang dihasilkan bisa lebih murni dan berkadar NaCI lebih tinggi. Saat ini, menurut catatannya, sudah ada tujuh ribu dari 27 ribu hektare (ha) luas tambak garam yang menggunakan biomembran.
"Kualitas garam akan ditingkatkan dengan pola biomembran, biomembran kan jadi ada plastiknya. Jalan lain, termasuk melakukan pengadaan gudang bagi masyarakat tambak," kata Edhy.
[Gambas:Video CNN]
Edhy berharap penyerapan garam petani lokal oleh industri bisa mengangkat harga komoditas yang melemah dalam beberapa waktu terakhir. Sebab, secara teori ekonomi, harga bisa meningkat bila permintaan naik.
"Iya benar (harga jatuh sekarang), ini harus dicari jalan keluarnya. Harga jatuh karena tingginya harga angkut karena jalan tidak ada, jadi harus dicari jalan keluarnya," tuturnya.
Sebelumnya, Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi) menyatakan stok bahan baku garam industri mulai menipis. Pengusaha memperkirakan stok yang ada sekarang hanya cukup untuk produksi sampai akhir bulan ini.
Karenanya, Gapmmi mengajukan impor bahan baku garam industri sebanyak 560 ribu ton untuk tahun ini.
(uli/sfr)