Salam tersebut tidak menggunakan telapak tangan seperti pada umumnya orang bersalam-salaman. Salaman ini dipercaya mencegah penularan virus corona.
Keduanya mempraktikkan salam corona saat menghadiri pertemuan Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI) di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Kamis (12/3). Ani, panggilan akrab Sri Mulyani, JK, dan Ma'ruf merupakan petinggi IAEI.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ma'ruf sendiri meminta maaf karena tak berjabat tangan dengan orang yang ditemuinya dalam Munas Adeksi. Ia mengaku dilarang berjabat tangan demi mencegah penularan virus corona.
"Saya mohon maaf karena terpaksa salamannya sekarang ini pakai salaman corona. Biasanya ada yang cium tangan, kan ini terpaksa salamannya tak ada cium tangan untuk menangkal corona," imbuh Ma'ruf.
Sejauh ini, tercatat 34 kasus positif virus corona. Ada dua yang telah sembuh dan satu warga negara Inggris berusia 53 tahun meninggal dunia.
Pemerintah juga mengumumkan ada 736 pasien dalam pengawasan terkait virus corona. Pasien positif corona termasuk dalam jumlah tersebut.
[Gambas:Video CNN]
(uli/bir)