Ketum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Seluruh Indonesia (Gappmi) Adhi Lukman mengatakan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto berjanji untuk berbicara dengan satgas untuk mengubah kebijakan tersebut.
"Teman-teman asosiasi semua sepakat bahwa itu bukan cara yang tepat, karena kami tidak ada kekurangan barang jadi tidak ada yang perlu dibatasi," ujarnya, Kamis (19/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun demikian, ia menilai surat edaran tersebut masih dapat menjadi pegangan bagi ritel modern yang melayani end user. Ia mengungkapkan beberapa ritel modern telah membatasi pembelian bahkan sebelum surat itu keluar. Sayangnya, mereka tak digubris konsumen lantaran konsumen menilai mereka memiliki hak sebagai pembeli.
"Kalau kami melihat, oh ini pembeli yang sudah tidak wajar kami dapat mengeluarkan surat tersebut sebagai untuk pengamanan kita saja. Saya kira surat ini sedikit membantu agar sengketa ini tidak terjadi," ucapnya.
Hal ini disampaikan oleh Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Doni Monardo setelah melakukan rapat terbatas (ratas) dengan Jokowi pada Kamis (19/3).
"Bapak presiden menegaskan untuk tidak boleh ada larangan pembelanjaan barang terutama barang-barang kebutuhan sehari-hari karena persediaan nasional masih cukup," ungkap Doni.
[Gambas:Video CNN]
(ulf/bir)