Keempat perusahaan itu bergerak di bidang hotel dan resort. Mereka adalah Hotel Nikoi, Hotel Nirwana, The Shancaya, dan Club Med.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Bintan Indra Hidayat mengatakan masing-masing manajemen perusahaan telah berkonsultasi terkait upaya merumahkan karyawan mereka. Alasannya, mereka terpukul dengan okupansi penginapan yang merosot dari kebijakan pembatasan wisatawan mancanegara sejak covid-19 merebak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Toh, sebentar lagi kebijakan bebas pajak hotel dan makanan mulai berlaku. Mudah-mudahan ini jadi angin segar bagi perusahaan di tengah kondisi saat ini," katanya.
Sebelumnya, biro perjalanan khusus turis China, Star Jet, telah mengajukan PHK 187 karyawannya. PHK telah dilaporkan ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI).
Selain mengajukan PHK, perusahaan juga merumahkan sekitar 283 karyawannya mulai pertengahan Februari 2020 kemarin.
Kebijakan merumahkan karyawan, juga diikuti oleh perusahaan On Base Resort yang juga bergerak di bidang tour and travel khusus turis China di kawasan Agro Resort, Trikora, Bintan.
"Kalau On Base Resort ada sekitar 140 karyawan yang dirumahkan," tandas Indra.
[Gambas:Video CNN]
Catatan Redaksi: Redaksi mengubah judul terkait dengan klarifikasi sejumlah pihak terkait di Bintan. Redaksi meminta maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan. (bir/age)