Jokowi Siap Tebar Rp2 Triliun untuk UMKM di Tengah Corona

CNN Indonesia | Kamis, 26/03/2020 13:31 WIB
Jokowi Siap Tebar Rp2 Triliun untuk UMKM di Tengah Corona Pemerintah akan menggelontorkan Rp 2 triliun untuk membantu UMKM di tengah wabah corona. Ilustrasi. (CNN Indonesia/Hesti Rika).
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan memberi stimulus ekonomi hingga Rp2 triliun kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Tujuannya, untuk menjaga daya beli para pengusaha kecil di tengah tekanan ekonomi akibat pandemi virus corona atau Covid-19.

Hal ini diungkap Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki. Menurutnya, insentif akan ditebar seluas mungkin agar menjangkau sekitar 64 juta unit usaha kecil yang ada di Indonesia.

"Kami memberikan stimulus bagi peningkatan daya beli UMKM dan disetujui oleh presiden dengan anggaran Rp2 triliun," ujar Teten dalam keterangan resmi, Kamis (26/3).


Teten mengatakan stimulus tersebut akan diberikan dalam beberapa program yang tengah digodok oleh Kementerian Koperasi dan UKM. Salah satunya memberi bantuan langsung tunai senilai Rp3 juta per usaha mikro.

Rencananya, pemberian dana akan merujuk pada rekomendasi dari Dinas UMKM di daerah. Nantinya, masing-masing daerah tinggal memberi data ke pemerintah pusat.

Lalu, memberikan bantuan sebesar Rp2 juta kepada individu yang memiliki usaha mikro. Kemudian, memberi skema bantuan Rp4 juta melalui kerja sama dengan BUMN pangan, seperti Perum Bulog.

Kemudian, Bulog akan mendistribusikan produk pangan ke warung-warung tradisional. Tak ketinggalan, juga memberi subsidi biaya pengantaran bagi usaha mikro yang belum masuk platform digital.

"Teknisnya ada beberapa model yang sedang kami persiapkan. Kami sedang memberikan stimulus bagi jasa antar termasuk tukang ojek online," katanya.

[Gambas:Video CNN]

Selain itu, sambung Teten, pemerintah juga akan mengalokasikan anggaran stimulus untuk mendongkrak daya beli masyarakat terhadap produk UMKM.

"Diharapkan stimulus mampu mendongkrak penjualan produk-produk UMKM dengan anggaran Rp2 triliun dan diskon 25 persen untuk konsumen 2 juta orang, sehingga diharapkan akan memberikan stimulus terhadap daya beli UMKM sebesar Rp10 triliun," jelasnya.

Sebelumnya, pemerintah telah menerbitkan dua paket kebijakan stimulus ekonomi untuk meredam tekanan di tengah pandemi virus corona di Tanah Air. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan per Kamis (26/3) pukul 12.00 WIB, jumlah kasus positif virus corona di Indonesia sudah mencapai 790 kasus, di mana 58 orang meninggal dunia dan 31 orang sembuh.



(uli/sfr)