PLN Gratiskan Tagihan Listrik 24 Juta Orang Miskin 3 Bulan

CNN Indonesia | Rabu, 01/04/2020 06:04 WIB
PLN Gratiskan Tagihan Listrik 24 Juta Orang Miskin 3 Bulan PLN akan gratiskan tarif listrik 24 juta orang miskin. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).
Jakarta, CNN Indonesia -- Perusahaan Listrik Negara (PLN) menyatakan siap mendukung penuh kebijakan pemerintah menggratiskan tarif listrik bagi 24 juta pelanggan dengan daya 450 Volt Ampere (VA). Bukan hanya itu, mereka juga menyatakan siap memberikan diskon 50 persen bagi 7 Juta pelanggan dengan daya 900 VA bersubsidi.

Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini mengatakan tarif gratis dan keringanan tarif tersebut akan berlaku selama tiga bulan yakni April, Mei, dan Juni 2020.

"Kebijakan pembebasan tagihan untuk pelanggan 450VA dan keringanan tarif listrik 50 persen tersebut sudah dibicarakan dan dikoordinasikan dengan PLN. Kami sangat mendukung dan siap melaksanakan kebijakan pemerintah yang disampaikan oleh Presiden RI Bapak Joko Widodo," katanya seperti dikutip dari Antara, Selasa (31/3) malam.


Ia berharap kebijakan ini dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak wabah virus corona. Program pembebasan tagihan dan keringanan pembayaran tersebut dimaksudkan untuk melindungi masyarakat yang paling terdampak wabah.

"Saat ini masyarakat diimbau untuk tetap di rumah. Berkegiatan di rumah. Tujuannya untuk mencegah penularan yang makin luas. Pembebasan dan diskon tarif listrik ini diharapkan dapat mendukung hal tersebut. Jadi masyarakat, khususnya yang tidak mampu, tidak harus khawatir dalam menggunakan listrik selama musim yang sulit ini," pungkas Zulkifli.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan menggratiskan tarif listrik untuk pelanggan 450 VA (Volt Ampere) selama April, Mei, dan Juni 2020. Kebijakan dilakukan sebagai stimulus untuk membantu pemulihan ekonomi masyarakat yang tertekan virus corona.

"Tarif listrik untuk pelanggan listrik 450 VA yang jumlahnya sekitar 24 juta pelanggan akan digratiskan selama tiga bulan ke depan," kata Jokowi.

Selain itu Kepala Negara juga memutuskan memangkas tarif listrik sebesar 50 persen untuk pelanggan 900 VA.

[Gambas:Video CNN]
"Sedangkan untuk pelanggan 900 VA yang jumlahnya sekitar tujuh juta pelanggan akan didiskon 50 persen artinya bayar separuh saja untuk April, Mei, dan Juni," ujar Presiden Jokowi.

Pembebasan biaya listrik ini merupakan salah satu dari enam kebijakan bantuan pemerintah bagi masyarakat dengan kemampuan ekonomi di segmen bawah, menyusul tekanan akibat virus corona. (Antara/agt)