Direktur Utama Matahari Department Store Terry O'Connor mengatakan penutupan ini berkaitan dengan penyebaran virus corona di Indonesia. Manajemen berharap langkah ini bisa mengurangi risiko penyebaran wabah corona.
"Matahari telah mengkomunikasikan kepada seluruh karyawannya secara nasional bahwa sebagai langkah sukarela untuk menjaga kesehatan karyawan, Matahari akan menutup sementara seluruh gerai," ucap O'Connor dalam keterangan resmi, dikutip Rabu (1/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kondisi ritel menurun dengan tajam pada Maret dan meskipun Januari-Februari 2020 memenuhi ekspektasi, saat ini kami beroperasi dengan situasi yang sangat tidak pasti," tutur O'Connor.
Sebelum Matahari, sudah ada beberapa manajemen lain yang juga menutup tempatnya sementara di tengah penyebaran virus corona. Salah satunya Perumda Pasar Jaya yang menutup sementara seluruh pasar yang berada di kawasan Tanah Abang pada 27 Maret hingga 5 April 2020 mendatang.
Selain itu, manajemen Plaza Indonesia, beberapa toko di Lippo Mall Puri, Summarecon Mall Kelapa Gading, Senayan City, dan Central Park juga memberhentikan sementara operasionalnya. Semua dilakukan guna mencegah penularan virus corona.
Maklum, peningkatan kasus di Indonesia terus bertambah setiap harinya. Jumlah pasien positif terinfeksi virus corona mencapai 1.677 kasus pada Rabu (1/4). Dari jumlah itu, korban meninggal mencapai 157 jiwa, dan jumlah yang sembuh 103 orang. (aud/age)