PLN Kucurkan Rp735 M untuk Alirkan Listrik ke 433 Desa

CNN Indonesia | Jumat, 03/04/2020 14:22 WIB
PLN Kucurkan Rp735 M untuk Alirkan Listrik ke 433 Desa PLN kucurkan Rp735 miliar untuk alirkan listrik ke 433 desa dengan membangun Stasiun Pengisian Energi Listrik (SPEL). (CNN Indonesia/ Bisma Septalisma).
Jakarta, CNN Indonesia -- PT PLN (Persero) bakal mengucurkan dana sebesar Rp735 miliar untuk membangun Stasiun Pengisian Energi Listrik (SPEL) guna mengalirkan listrik di 433 desa di Indonesia.

Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini menjelaskan 433 desa itu merupakan desa-desa yang belum mendapatkan aliran listrik. Mayoritas berada di Papua dan Papua Barat.

"Kami menggunakan inovasi dengan tabung listrik. Kami juga akan membangun pembangkit lokal. Sistem ini bisa diterapkan di daerah terpencil. Kami, PLN juga akan membangun SPEL jadi tabung listrik tadi diisi oleh pembangkit," ungkap Zulkifli dalam video conference, Jumat (3/4).


Menurut dia, sumber pembangkit listrik di daerah nantinya berasal dari energi lokal. Energi yang dimaksud, seperti tenaga surya, micro-hydro, dan biomassa.

Sementara, Zulkifli menyatakan pembangunan untuk tabung listrik nantinya akan menggunakan dana desa atau pemerintah daerah setempat sebesar Rp525 miliar. Kemudian, untuk kebutuhan dana lainnya masih akan dikoordinasikan antar kementerian/lembaga.

"Selanjutnya pembiayaan yang lain yang sangat diperlukan untuk mobilisasi pasukan TNI akan disediakan anggarannya," jelas Zulkifli.

Di sisi lain, ia mengakui jika penyebaran virus corona akan menjadi kendala tersendiri bagi pemerintah dan perusahaan untuk memberikan aliran listrik ke 433 desa yang masih 'gelap' saat ini. Namun, ia optimistis target melistriki ratusan desa itu bisa tercapai pada akhir tahun ini.

"Kami paham ada situasi virus corona, bisa saja ada kendala. Tapi kami ingin meyakinkan 433 desa itu bisa selesai sebelum 2020 atau justru pada 17 Agustus 2020 sebagian besar desa sudah terlistriki," terang Zulfikri.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri ESDM Arifin Tasrif menyatakan terdapat beberapa kendala untuk memberikan aliran listrik terhadap 433 desa tersebut. Beberapa kendalanya, seperti keterbatasan infrastruktur dan memetakan situasi di 433 desa itu.

"Makanya kami identifikasi, energi apa yang bisa digunakan untuk dijadikan energi pembangkit. Sekarang ada alternatif untuk menggunakan energi terbarukan," ucap Arifin.

Kemudian, ada masalah pengamanan dalam membangun pembangkit listrik di pelosok daerah. Karenanya, pemerintah dan PLN akan bekerja sama dengan pihak keamanan untuk memberikan fasilitas aliran listrik ke 433 desa tersebut.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan masih ada 433 desa di Indonesia yang belum mendapatkan aliran listrik hingga detik ini. Mayoritas desa yang belum teraliri listrik berada di Papua dan Papua Barat.

Jokowi memaparkan terdapat 325 desa di Papua dan 102 desa di Papua Barat yang tak mendapatkan aliran listrik. Hal yang sama terjadi di lima desa di Nusa Tenggara Timur dan satu desa di Maluku.

"Karena itu saya ingin menekankan beberapa hal yang pertama untuk 433 desa yang belum berlistrik saya minta diidentifikasi secara jelas desa mana yang berdekatan dengan desa yang berlistrik," pungkas Jokowi.

[Gambas:Video CNN]


(aud/bir)