"Kami berkomitmen untuk bekerja bersama dalam semangat solidaritas pada tindakan segera dan nyata untuk mengatasi masalah ini dalam masa darurat internasional yang belum pernah terjadi sebelumnya," demikian pernyataan bersama para menteri negara anggota G20, seperti dikutip dari keterangan Kementerian ESDM, Senin (13/4).
G20 menyadari pentingnya pasar energi yang stabil dan ketahanan energi yang andal. Dalam hal ini, pasar yang mengutamakan prinsip terbuka, transparan dan kompetitif.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam keterangan resmi yang sama, Menteri ESDM Arifin Tasrif menekankan pasokan energi yang aman dan akses energi yang terjangkau akan membantu pemulihan ekonomi global.
"Semua jenis energi harus dipertimbangkan sesuai dengan komitmen internasional dan keadaan masing-masing negara. Kebijakan inovatif dan fleksibilitas sangat dibutuhkan pada situasi krisis ini," ujarnya.
"Kita harus mempertimbangkan bahwa energi terbarukan akan memainkan peran kunci usai pandemi covid-19 untuk memastikan keamanan energi dalam jangka panjang," katanya.
Ia juga berharap, negara anggota G20 dapat memperkuat solidaritas dalam menghadapi tantangan global. Tiap negara harus mengambil peran dalam rangka menjaga stabilitas ekonomi untuk mengurangi krisis global, serta menawarkan win-win solutions bagi para anggota G20. Namun, tetap mempertimbangkan prioritas negara masing-masing.
"Indonesia sangat ingin berkolaborasi secara global untuk memulihkan ekonomi dunia dan mengurangi dampak pandemi dan mengembalikan stabilitas pasar energi global," pungkasnya.
[Gambas:Video CNN]
(sfr/agt)