Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio mengatakan proyeksi itu baru hitung-hitungan awal. Menurutnya, bisa saja penurunan devisa dari sektor pariwisata lebih dalam dari prediksi saat ini.
"Devisa kurang lebih tahun lalu US$20 miliar dari pariwisata, mungkin tahun ini bisa (berkurang) separuhnya bahkan lebih dari separuhnya bisa hilang dari devisa pariwisata," ucap Wishnutama dalam video conference, Kamis (16/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut dia, industri pariwisata baru akan bangkit (rebound) tahun depan. Ini karena sektor pariwisata butuh waktu cukup panjang untuk mengembalikan operasional seperti sebelumnya.
Proyeksi itu senada dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menyatakan bahwa tren pelemahan di industri pariwisata hanya sampai akhir tahun ini. Kemudian, ia optimistis permintaan di sektor tersebut akan kembali menggeliat.
"Optimisme ini yang harus diangkat. Jangan sampai terjebak pada masalah covid-19 ini sehingga booming yang akan muncul setelah covid-19 selesai tidak bisa dimanfaatkan secara baik," ujar Jokowi.
[Gambas:Video CNN]
(aud/age)