Dalam minggu ini saja, Edhy mengungkap ada 4 kapal asing yang menerobos masuk ke perairan Indonesia untuk mencuri hasil laut dalam negeri. Rincinya, 3 kapal berbendara Vietnam dan 1 kapal asal Filipina.
"Per hari ini, sudah ada 31 kapal ditangkap dan berhasil diamankan dengan semangat pengawasan dan menjaga laut kita," ucapnya pada rapat kerja dengan Komisi IV DPR RI, Rabu (22/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di kesempatan terpisah, ia mengungkap aktivitas pencurian ikan oleh kapal asing cenderung meningkat di tengah pandemi virus corona (covid-19).
"Sejak awal memang KKP tidak mengendurkan pengawasan di laut, karena kami meyakini di tengah upaya penanganan pandemi covid-19 ini, ada potensi kerawanan yang bisa dimanfaatkan oleh para pencuri ikan," kata Edhy, Senin (13/4).
[Gambas:Video CNN]
Berdasarkan hasil pemantauan dan analisis Pusat Pengendalian (PUSDAL) KKP, pelaku penangkapan ikan ilegal cenderung memanfaatkan pandemi virus corona untuk melancarkan aksi-aksi pencurian ikan. Hal itu tercermin dari peningkatan jumlah kapal perikanan asing yang beroperasi di sekitar wilayah perbatasan Indonesia.
Pada Minggu (12/4) lalu, Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan kembali melakukan penangkapan terhadap tiga kapal berbendera Malaysia di WPP-NRI 571-Selat Malaka.
"Kami sama sekali tidak mengurangi intensitas operasi pengawasan di laut, ini komitmen dan konsistensi KKP bahwa sumber daya kelautan dan perikanan harus kita lindungi dalam kondisi apapun," tegasnya.