Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta Eko Budiyanto menjelaskan pembatalan tersebut berlaku untuk seluruh perjalanan KA jarak jauh dari Yogjakarta arah Barat atau Jakarta dan Bandung maupun arah Timur, seperti Surabaya, Malang, serta Ketapang.
"Pembatalan sementara untuk seluruh perjalanan KA jarak jauh ini dilakukan guna mendukung kebijakan larangan mudik dari pemerintah sebagai upaya pencegahan penyebaran dan penularan covid-19," ungkap Eko melalui siaran pers, Selasa (28/4)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Laba HSBC Rontok 48 Persen di Tengah Corona |
Pembatalan bisa dilakukan melalui aplikasi KAI Access maupun loket stasiun hingga maksimal 3 jam sebelum jadwal keberangkatan. Sedangkan uang pengembalian akan ditransfer paling lambat 45 hari, terhitung sejak pembatalan.
Sementara, pembatalan di loket stasiun dapat dilakukan di semua stasiun keberangkatan KA jarak jauh dan lokal hingga maksimal 30 hari setelah jadwal keberangkatan. Caranya, dengan menunjukkan KTP, kode booking, dan uang akan langsung diganti secara tunai.
Lihat juga:Perusahaan Minyak AS Diamond Ajukan Pailit |
KA Prameks yang masih beroperasi, antara lain empat perjalanan relasi Yogyakarta - Solo Balapan dengan jadwal keberangkatan dari Stasiun Yogyakarta Pukul 05.15 WIB, 08.20 WIB, 12.05 WIB, 15.55 WIB, serta empat perjalanan relasi Solo Balapan - Yogyakarta dengan jadwal keberangkatan dari Stasiun Solo Balapan Pukul 06.35 WIB, 09.50 WIB, 14.20 WIB, 18.12 WIB.
Sebelumnya, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X telah menerbitkan Surat Edaran No. 5/SE/IV/2020 tentang Antisipasi Perkembangan Eskalasi Penyebaran Covid-19 di DIY, tertanggal 24 April 2020. Dalam SE yang ditujukan kepada Bupati/Walikota dan Kepala Dinas Perhubungan se-DIY itu salah satu poinnya mengimbau agar ada pembatasan kegiatan bepergian ke luar daerah ataupun kegiatan mudik bagi masyarakat DIY.
[Gambas:Video CNN]
(sut/age)