Ketua Asbanda Supriyatno menjelaskan mayoritas nasabah atau sebanyak 58,16 persen yang terdampak berada di kelompok bank umum kelompok usaha (BUKU) II. Kemudian, sebanyak 36,5 persen di bank daerah BUKU III, dan sisanya 5,34 persen di kelompok BUKU I.
"Mayoritas di BUKU II. Artinya, harus dapat penanganan yang lebih serius karena permodalan terbatas. Ini semoga tidak bertambah," ujar Supriyatno dalam video conference, Selasa (28/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara, total modal bank daerah berkisar 6 persen dari total modal perbankan nasional. "Rasio keuangan relatif terjaga, meski rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) meningkat tapi masih di bawah 3 persen," ucap Supriyatno.
Sebagai informasi, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan keringanan atau pelonggaran cicilan kredit bagi pekerja informal terdampak virus corona. Hal itu diatur melalui POJK No. 11/POJK.03/2020 tentang Stimulus Perekonomian Nasional sebagai Kebijakan Countercyclical.
[Gambas:Video CNN]
(aud/bir)