Mengutip Antara, Rabu (13/5), minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Juli naik 38 sen atau 1,2 persen ke posisi US$29,98 per barel.
Sementara, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juni naik US$1,64 atau 6,8 persen ke US$25,78 per barel.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara, Arab Saudi pada awal pekan ini menyebut akan meningkatkan pemangkasan dengan mengurangi produksi minyak sebesar 1 juta bph untuk Juni menjadi 7,7 juta bph. Angka ini terjun 40 persen dari produksi April 2020.
Gagasan ini diikuti dengan komitmen Kuwait dan Uni Emirat Arab yang juga sepakat memangkas tambahan 180 ribu bph.
Senada, Kazakhstan menginstruksikan pemangkasan produksi sekitar 22 persen pada Mei hingga Juni. Sementara, Rusia dan Siberia Barat menurunkan produksi sebesar 15 persen tahun ini atau sesuai dengan kesepakatan OPEC+.
Dari data Badan Informasi Energi (EIA) AS, permintaan minyak global turun 8,1 juta bph menjadi 92,6 juta bph. Jumlah konsumsi minyak di AS pun dilansir menurun sebesar 540 ribu pbh menjadi 11,69 juta bph.
[Gambas:Video CNN]
(wel/bir)