Waralaba tersebut bersiap membuka kembali gerainya karena sejumlah pelanggan di AS sudah mengurangi pesanan siap antar. Bahkan, perusahaan telah mengirimkan instruksi manual kepada seluruh operator waralaba di AS.
Mengutip CNN Business, dokumen instruksi manual itu setebal 59 halaman. Di dalamnya, perusahaan menguraikan persyaratan sanitasi minimum dan pengaturan jarak sosial.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pedoman ini juga mengamanatkan penggunaan peralatan pelindung pribadi untuk karyawan. Mereka harus mengenakan masker wajah. Sedangkan, karyawan yang menangani penyediaan makanan atau layanan harus mengenakan sarung tangan.
Bagi pelanggan, diharuskan menjaga jarak enam kaki satu sama lain, dan disarankan menggunakan alat pelindung diri seperti masker. Untuk menjaga jarak itu, maka setiap gerai harus menyediakan stiker di lantai dan menutup beberapa meja sebagai jalur antrian.
[Gambas:Video CNN]
Pelanggan tidak diwajibkan memakai masker. Namun, masker harus tersedia jika aturan di kota tersebut mewajibkan penggunaannya.
Dalam dokumen itu, disebutkan bahwa McDonald's harus menutup fasilitas bar minuman yang memperbolehkan setiap pengunjung mengambil sendiri (self serve). Ini merupakan rekomendasi dari seorang ahli epidemiologi.
"Hal ini mengingat persepsi pelanggan tentang kebersihan dan keselamatan meningkat," tulis dokumen tersebut.
Sebagai gantinya, karyawan harus menuangkan minuman untuk pelanggan. Lebih baik, menggunakan sistem penyediaan air minum yang digunakan untuk drive-thru. Jika seorang pelanggan menolak cara-cara tersebut, maka pelayan dapat menyampaikan dengan baik-baik.
"Saya minta maaf atas ketidaknyamanan ini, tetapi untuk membantu menjaga semua orang aman, kami ingin semua tamu menjaga jarak aman 6 kaki dari satu sama lain," tulis dokumen tersebut.