Menurut Tanri, potensi besar yang dimiliki BUMN sangat menarik untuk dijadikan mitra strategis oleh investor luar negeri. Hal ini dikarenakan tata kelola korporasi BUMN jauh lebih baik dibandingkan swasta.
"BUMN bisa berperan aktif yakni bagaimana bisa menarik modal dari luar masuk ke Indonesia, mengingat BUMN sangat menarik untuk dijadikan mitra," ujarnya dalam seminar daring yang digelar LP3ES di Jakarta, Senin (18/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir menilai antusiasme investor terhadap obligasi global BUMN di tengah kondisi pasar global yang tidak pasti menunjukkan Indonesia masih menjadi salah satu tujuan investasi menarik di dunia.
Oleh karena itu, Erick mendorong BUMN terus kreatif dalam mencari pendanaan seperti penerbitan obligasi dalam dolar AS.
[Gambas:Video CNN]
Pada awal pekan lalu, Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebut kemungkinan terjadi perlambatan ekonomi pada kuartal II 2020 seiring meluasnya penerapan PSBB di berbagai daerah.
Pada kuartal I 2020, pertumbuhan ekonomi anjlok ke posisi 2,97 persen dari posisi sebelumnya 4,9 persen pada kuartal IV 2019.
"Perlambatan kuartal I mungkin akan diikuti kuartal II di mana PSBB dilakukan lebih meluas. Melihat dampaknya di triwulan dua dan tiga yang terdampak cukup banyak akibat pelaksanaan PSBB," ujarnya pada Senin (11/5) lalu.