KAI Tegaskan Tiket Kereta Jarak Jauh Tak Dijual Online

CNN Indonesia | Kamis, 21/05/2020 15:10 WIB
Sejumlah lokomotif berada di depo Stasiun Besar Medan, Sumatera Utara, Minggu (26/4/2020). PT Kereta Api Indonesia Divisi Regional (Divre) I Sumut menghentikan semua perjalanan kereta api penumpang jarak menengah rute Medan-Binjai-Siantar-Tanjung Balai dan Rantau Prapat dan sebaliknya seiring imbauan tentang larangan mudik Lebaran guna mencegah penyebaran virus COVID-19. ANTARA FOTO/Septianda Perdana/foc. Dirut PT KAI Didiek Hartantyo menegaskan pihaknya tak menjual tiket kereta jarak jauh via online, baik melalui situs resmi maupun agen perjalanan. (ANTARA FOTO/SEPTIANDA PERDANA)
Jakarta, CNN Indonesia -- Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Didiek Hartantyo menegaskan bahwa pihaknya tak menjual tiket kereta jarak jauh via online, baik melalui situs resmi PT KAI maupun agen perjalanan. 

Sebab, ada sejumlah persyaratan yang perlu dipenuhi penumpang sebelum dapat membeli tiket perjalanan.

Layanan jarak jauh sendiri nantinya akan menggunakan Kereta Luar Biasa (KLB) yang hanya dikhususkan bagi penumpang dengan kriteria dan kebutuhan tertentu, yakni kepentingan perjalanan dinas, bisnis dan repatriasi. 



"Untuk kereta KLB ini kami menutup untuk penjualan online," ujarnya dalam dialog Respons Covid-19, Kamis (21/5) 

Karena itu, untuk bisa menggunakan layanan tersebut, masyarakat harus memiliki kelengkapan administrasi berupa KTP, laporan perjalanan serta surat dari instansi berwenang.

Selain itu, penumpang juga wajib menunjukkan surat bebas Covid-19 berdasarkan hasil tes Polymerase Chain Reaction (PCR) atau rapid test.

Foto: CNN Indonesia/Fajrian

Jika calon penumpang tak memenuhi ketentuan adminstratif tersebut, Didiek memastikan bahwa pembelian tiket tak dapat dilakukan di stasiun keberangkatan.

"Surat dinas harus disertai dengan surat keterangan sehat dari instansi yang berwenang," ujarnya.


Didiek juga memastikan bahwa PT KAI akan melakukan pengecekan berlapis terkait persyaratan perjalanan kepada para penumpang.

Di stasiun keberangkatan, telah bersiaga petugas gabungan yang terdiri dari karyawan PT KAI, Dinas Perhubungan, gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 di pusat maupun daerah serta Dinas Kesehatan setempat.


"Kalau tidak ada yang bersangkutan tidak bisa membeli tiket," ucap dia. (hrf/dea)

[Gambas:Video CNN]