Bank BUMN Siapkan Rp82,89 T Antisipasi Kebutuhan Uang Tunai

CNN Indonesia | Sabtu, 23/05/2020 19:27 WIB
Penukuran uang baru di Bank Indonesia cabang Thamrin, Jakarta, 10 Mei 2019. Bank Indonesia menyiapkan uang baru pecahan Rp2.000, Rp5.000, Rp10.000 dan Rp20.000 untuk menghadapi bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1440 H. CNN Indonesia/Hesti Rika Bank BUMN menyiapkan uang tunai senilai Rp82,89 triliun untuk mengantisipasi kebutuhan masyarakat di tengah libur Lebaran. (CNN Indonesia/Hesti Rika).
Jakarta, CNN Indonesia -- Para bank negara menyiapkan uang tunai senilai Rp82,89 triliun untuk mengantisipasi kebutuhan dana masyarakat di tengah libur lebaran. Dana tersebut tersebar di mesin ATM dan kantor cabang yang disiagakan bank untuk tetap beroperasi melayani masyarakat. 

Direktur Jaringan dan Layanan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI A. Solichin Lutfiyanto menyatakan perseroan menyiapkan uang tunai mencapai Rp37,2 triliun. Dana tersebut bisa diakses nasabah melalui 172 kantor siaga BRI, 18.667 mesin ATM, dan 3.809 mesin CRM. 

"Jumlah uang yang kami siapkan tahun ini jauh lebih kecil dibandingkan tahun lalu mengingat lebaran kali ini berlangsung di tengah pandemi," ungkapnya dalam keterangan tertulis, dikutip Sabtu (23/5). 


Ia mengatakan jumlah uang tunai yang disiapkan juga menurun karena pertimbangan tingginya transaksi digital nasabah di tengah pandemi corona. Transaksi dilakukan melalui mobile banking BRI, internet banking BRI, dan BRImo. 

Kemudian, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menyiapkan uang tunai mencapai Rp19,2 triliun pada libur lebaran tahun ini. Jumlah ini turun sekitar 24 persen dari estimasi yang disiapkan sebelum berlangsungnya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). 

"Sebagian besar dari alokasi tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan pengisian uang tunai di ATM sekitar Rp1,7 triliun per hari pada periode tersebut atau sama dengan kebutuhan pada tahun lalu," ucap Direktur Operasi Bank Mandiri Panji Irawan. 

Lalu, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menyiapkan uang tunai sebanyak Rp14,34 triliun pada libur lebaran. Uang tunai ini tersebar di 23 outlet dan 18.669 ATM/CRM di seluruh Indonesia. 

Direktur Teknologi, Informasi, dan Operasi BNI YB Hariantono menyatakan jumlah ketersediaan uang tunai tidak terlalu besar karena ada PSBB di tengah pandemi. "Penyebab lainnya adalah tidak ada libur panjang lebaran tahun ini karena libur lebaran digeser ke tanggal 28-31 Desember 2020," terangnya. 

Selanjutnya, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN menyiapkan uang tunai sebanyak Rp12,15 triliun. Bank spesialis Kredit Pemilikan Rumah (KPR) itu mengestimasi ketersediaan uang tunai akan cukup untuk memenuhi kebutuhan nasabah selama sembilan hari dari H-5 sampai H+3 lebaran. 

Direktur Utama BTN Pahala Mansury mengatakan dana tersebut tersebar sekitar Rp8,5 triliun di kantor kas bank dan Rp3,64 triliun di mesin ATM. Bank memperkirakan transaksi tunai nasabah tidak akan tinggi pada lebaran kali ini karena ada peningkatan transaksi digital.

Hal ini tercermin dari lonjakan transaksi digital sekitar 30 persen sejak awal masa kerja dari rumah (work from home) di tengah pandemi corona. "Tercatat jumlah transaksi melalui mobile banking BTN sebanyak 5,7 juta transaksi, sementara 2019 tercatat 4,3 juta transaksi," jelasnya.

[Gambas:Video CNN]


(uli/age)