IHSG Tertekan Kekhawatiran Kasus Covid-19 Naik Usai Lebaran

CNN Indonesia | Selasa, 26/05/2020 06:36 WIB
Warga mengamati layar yang menampilkan infornasi pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (12/3/2020). BEI melakukan pembekuan sementara perdagangan ('trading halt') pada sistem perdagangan di bursa efek pada Kamis (12/3) pukul 15.33 WIB karena dipicu penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencapai 5,01 persen. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/foc.
  *** Local Caption *** Dari dalam negeri, IHSG dibayangi potensi peningkatan kasus covid-19 usai lebaran. Sementara dari global, IHSG khawatir demo ricuh Hong Kong. (ANTARA/Aditya Pradana Putra).
Jakarta, CNN Indonesia -- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak cenderung lesu membuka perdagangan usai libur lebaran. Ada sentimen negatif dari dalam dan luar negeri yang mempengaruhi laju indeks saham pada perdagangan hari ini, Selasa (26/5).

Analis Sucor Sekuritas Hendriko Gani Hendriko Gani menyebut pasar masih mencermati tambahan kasus positif covid-19. Utamanya, usai lebaran karena aktivitas masyarakat meningkat jelang hari raya.

"Ada perkiraan kasus covid-19 meningkat usai hari raya idulfitri," ujarnya kepada CNNIndonesia.com.


Dari global, laju IHSG dibayangi demonstrasi di Hong Kong. Para demonstran pro-demokrasi Hong Kong menentang Rancangan Undang-Undang (RUU) Keamanan Nasional.

Bahkan, kemarin, aksi demonstrasi sempat ricuh hingga polisi menembakkan semprotan merica kepada demonstran.

Ia memprediksi IHSG bergerak di rentang support 4.460 dan resisten 4.596.

"Secara indikator teknikal IHSG juga menunjukkan pelemahan," jelasnya.

Sebaliknya, Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper Jordan memprediksi IHSG bergerak menguat. Namun, pergerakannya cukup terbatas dibayangi ketidakpastian yang ditimbulkan akibat pandemi covid-19.
Infografis Aturan New Normal Ritel dari KemenkesInfografis aturan new normal ritel dari Kemenkes. (CNN Indonesia/Timothy Loen).

"Fluktuasi cukup tinggi, masih dibayangi oleh banyaknya ketidakpastian dari global," kata Dennies.

Ia memprediksi indeks saham bergerak di rentang support 4.502-4.525 dan resistance 4.565-4.584. Penguatan akan ditopang faktor teknikal karena sebelumnya pelaku pasar melakukan aksi ambil untung (profit taking) jelang lebaran.

Sebelumnya, IHSG ditutup melemah tipis pada perdagangan Rabu (20/5). Indeks ditutup di level 4.545 turun 2,7 poin atau 0,06 persen.

Di sisi lain, saham-saham utama Wall Street ditutup bervariasi. Indeks Dow Jones melemah 0,04 persen ke level 24.465, S&P 500 menguat 0,24 persen ke level 2.955, dan Nasdaq Composite naik 0,43 persen menjadi 9.324.

[Gambas:Video CNN]

(ulf/bir)