Agar pendaftaran sukses, ada baiknya peserta mengenali kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh para pendaftar sehingga mereka gagal menjadi peserta kartu prakerja.
Beberapa waktu lalu, Direktur Komunikasi Manajemen Pelaksana Prakerja Panji Winanteya Ruky pernah mengungkap sebenarnya ada 5,96 juta orang yang tercatat mendaftarkan diri menjadi peserta program kartu prakerja pada pendaftaran gelombang I.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kebanyakan kegagalan teknis dan juga proses pendaftaran terputus, tidak selesai," ungkapnya beberapa waktu lalu.
Jika proses pendaftaran terlanjur terhenti, ia menyebut, para peserta tak perlu berkecil hati. Peserta dapat kembali melanjutkan dari proses yang terputus tersebut.
[Gambas:Video CNN]
Kesalahan lainnya yang umum dilakukan, kata Panji, ialah ketidaktelitian. Ia menemukan banyak pendaftar yang salah mendata diri sehingga dokumen yang diserahkan tak sesuai dengan input data peserta. Untuk itu, sebaiknya cek kembali data yang telah ditulis sebelum menyerahkan (submit) aplikasi.
Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Nama di NIK tidak bisa diverifikasi karena salah ketik," katanya.
Lebih lanjut, ia pun mengingatkan pendaftar untuk selalu menggunakan alamat e-mail yang valid. Sebab, konfirmasi akan dikirimkan ke alamat e-mail yang didaftarkan.
Tak hanya itu, kunci lainnya adalah foto yang diunggah. Pastikan wajah pendaftar tampak jelas dan pandangan mata lurus menghadap kamera atau tidak menyamping.
"Pandangan harus lurus ke depan kamera, tidak boleh memakai kacamata atau penutup kepala," pungkasnya.
(agt/bir)