Penumpang Pesawat Tujuan Jabodetabek Wajib Tes PCR Corona

CNN Indonesia | Selasa, 26/05/2020 20:00 WIB
Ratusan calon penumpang mengantre untuk mendapatkan pengesahan surat ijin naik pesawat di Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (14/5/2020). Kementerian Perhubungan mewajibkan semua calon penumpang yang akan menggunakan pesawat memiliki surat kesehatan, surat negatif COVID-19 dari Rumah Sakit sebagai protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh Gugus Tugas COVID-19. ANTARA FOTO/Ahmad Rusdi/Bal/aww. Penumpang pesawat dari dan menuju Jabodetabek wajib mengantongi hasil tes swab PCR corona. Ilustrasi. (ANTARA FOTO/MUHAMMAD IQBAL).
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah mewajibkan masyarakat yang akan keluar-masuk Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bogor (Jabodetabek) menggunakan pesawat untuk mengantongi hasil swab polymerase chain reaction (PCR Test) virus corona, mulai hari ini, Selasa (26/5).

Tanpa mengantongi hasil tes, calon penumpang tidak dapat diberangkatkan oleh maskapai.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, hal tersebut menindaklanjuti keputusan rapat bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan Kementerian Perhubungan terkait syarat mendapatkan Surat Izin Keluar Masuk(SIKM) ke Jabodetabek.


Sebelumnya, penumpang dapat menggunakan hasil rapid test untuk mendapatkan SIKM.

"Hasil kesepakatan sebelum memiliki SIKM maka dia wajib melakukan swab test," ujarnya kepada CNNIndonesia.com, Selasa(26/5),

Syarifin melanjutkan, ketentuan disepakati sebab banyak masyarakat yang masuk ke Jabodetabek menggunakan angkutan udara hanya membawa surat kesehatan dan belum menjalankan PCR test.

Karena itu, penumpang pesawat yang memegang sertifikat rapid test diwajibkan melakukan swab test dengan biaya pribadi dan wajib karantina hingga hasilnya tes tersebut keluar.

"Jadi bagi masyarakat yang mau kembali ke Jakarta yang sudah terlanjur mudik kemudian kembali ke Jakarta atau Jabodetabek maka yang bersangkutan wajib memiliki surat izin masuk di sana ada syaratnya," imbuhnya.

Hal serupa juga berlaku bagi penumpang pesawat yang akan berangkat meninggalkan Jakarta dari Bandara Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma, yakni telah memiliki hasil PCR test.

Jika hal tersebut tidak dilakukan, maka maskapai tidak akan memberangkatkan penumpang. "Kan ada yang sudah beli tiket seperti kejadian tadi pagi, maka hasil kesepakatan sebelum berangkat dia wajib melakukan swab test," imbuhnya.

[Gambas:Video CNN]

(hrf/sfr)