"Risiko masih cukup tinggi dibayangi oleh naiknya jumlah kasus baru yang semakin tinggi," ujarnya dalam riset tertulis seperti dikutip Rabu (27/5).
Ia meramal indeks saham bergerak di rentang support 4.661-4.694 dan resistance 4.508-4.568. Menurutnya, penguatan kali ini ditopang faktor teknikal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, pergerakan IHSG masih dibayangi oleh sentimen dari arus modal asing keluar (capital outflow). Namun, mengingat kondisi perekonomian yang masih berada dalam kondisi stabil, maka momentum koreksi wajar masih dapat dimanfaatkan oleh investor untuk melakukan akumulasi pembelian dengan target jangka pendek.
"Hari ini IHSG berpotensi kembali mengalami teknikal rebound," ujarnya.
Sebelumnya, IHSG ditutup menguat pada perdagangan Selasa (26/5). Indeks ditutup di level 4.626 naik 80 poin atau 1,78 persen.
Di sisi lain, saham-saham utama Wall Street ditutup perkasa. Indeks Dow Jones naik 2,17 persen ke level 24.995, S&P 500 menguat 1,23 persen ke level 2.991,danNasdaq Composite menanjak 0,17 persen menjadi 9.340. (ulf/agt)