Faktor Teknis Diramal Angkat Pergerakan IHSG

CNN Indonesia | Rabu, 27/05/2020 06:10 WIB
Ruang bursa efek indonesia, jakarta, kamis, 18 oktober 2018. IHSG diramal menguat akibat faktor teknis. Ilustrasi. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).
Jakarta, CNN Indonesia -- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi menguat terbatas pada perdagangan Rabu (27/5). Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper Jordan mengatakan pergerakan IHSG masih dibayangi peningkatan jumlah pasien positif Covid-19 di Indonesia.

"Risiko masih cukup tinggi dibayangi oleh naiknya jumlah kasus baru yang semakin tinggi," ujarnya dalam riset tertulis seperti dikutip Rabu (27/5).

Ia meramal indeks saham bergerak di rentang support 4.661-4.694 dan resistance 4.508-4.568. Menurutnya, penguatan kali ini ditopang faktor teknikal.


Hingga Selasa (26/5) jumlah kasus positif Covid-19, pukul 12.00 WIB, mencapai 23.165 kasus. Sebanyak 1.418 pasien meninggal dan 5.877 pasien dinyatakan sembuh

Senada, Analis Indosurya Sekuritas William Surya Wijaya memperkirakan indeks saham menguat pada perdagangan hari ini. Ia memprediksi IHSG melaju di rentang 4.287- 4.648.

"Kenaikan yang terjadi dalam pergerakan IHSG masih bersifat teknikal rebound," katanya.

Menurutnya, pergerakan IHSG masih dibayangi oleh sentimen dari arus modal asing keluar (capital outflow). Namun, mengingat kondisi perekonomian yang masih berada dalam kondisi stabil, maka momentum koreksi wajar masih dapat dimanfaatkan oleh investor untuk melakukan akumulasi pembelian dengan target jangka pendek.

"Hari ini IHSG berpotensi kembali mengalami teknikal rebound," ujarnya.

Sebelumnya, IHSG ditutup menguat pada perdagangan Selasa (26/5). Indeks ditutup di level 4.626 naik 80 poin atau 1,78 persen.

Di sisi lain, saham-saham utama Wall Street ditutup perkasa. Indeks Dow Jones naik 2,17 persen ke level 24.995, S&P 500 menguat 1,23 persen ke level 2.991,danNasdaq Composite menanjak 0,17 persen menjadi 9.340. (ulf/agt)