Kereta Cepat Bandung-Surabaya, Pemerintah Cari Rute Ramai

CNN Indonesia | Selasa, 02/06/2020 17:51 WIB
Prototype kereta cepat milik PT Kereta Cepat Indonesia China yang dipamerkan di Jakarta, Kamis, 21 September 2017. CNNIndonesia/Safir Makki Pemerintah cari rute ramai untuk membangun kereta cepat Bandung- Surabaya. Ilustrasi. (CNN Indonesia/Safir Makki).
Jakarta, CNN Indonesia --

Kementerian BUMN masih melakukan kajian atas rencana investasi Jepang dalam kereta cepat Bandung-Surabaya. Salah satunya, memprioritaskan pembangunan rel pada rute-rute gemuk atau padat penumpang.

Staf Ahli Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan hal tersebut juga dilakukan agar operasional kereta cepat Bandung-Surabaya lebih efisien dan menguntungkan secara investasi.

"Supaya efisien, jalurnya gemuk juga. Ya kan bisa nyambung tuh Jakarta-Bandung, Bandung-Surabaya. Kami carilah yang gemuk-gemuk supaya bisa ngangkut (banyak penumpang) sekalian," ujarnya dalam teleconfrence, Selasa (2/6).

Rencananya, pembangunan rel kereta cepat dari Bandung menuju Surabaya akan melewati jalur Selatan. Hal ini sejalan dengan rencana yang disampaikan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi.

Sebagai informasi, Budi pernah mengatakan dalam jangka panjang jalur kereta cepat sampai Surabaya ditujukan untuk mengakomodasi kebutuhan transportasi penduduk di Jawa bagian selatan seperti Garut, Tasikmalaya, Purwokerto, Yogyakarta, hingga Solo.

Adapun perusahaan pelat merah yang akan dilibatkan dalam konsorsium pembangunan kereta cepat Bandung-Surabaya, kata Arya, BUMN masih melakukan kajian.

Yang jelas, kata dia, kementerian BUMN meyakini kerjasama antara Jepang dan China dalam pembangunan kereta cepat tersebut bisa dilakukan.

"Nanti bisa dibicarakan kan (pembangunan) relnya. Yang pasti Jakarta Surabaya kan kerjasama sama Jepang. Jakarta Bandung dengan China. Nanti kita lihat Bandung Surabaya bentuknya bagaimana," katanya.

[Gambas:Video CNN]


(hrf/agt)