Korsel Siapkan Tambahan Dana Rp412 T untuk Hadapi Corona

CNN Indonesia | Rabu, 03/06/2020 19:47 WIB
A man speaks to a nurse during a COVID-19 novel coronavirus test at a testing booth outside Yangji hospital in Seoul on March 17, 2020. - A South Korean hospital has introduced Pemerintah Korea Selatan mengusulkan paket stimulus sebesar 35,3 triliun won atau sekitar Rp412 triliun untuk membantu perekonomian yang terdampak pandemi virus corona. (Ed JONES / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah Korea Selatan mengusulkan paket stimulus sebesar 35,3 triliun won atau sekitar Rp412 triliun untuk membantu perekonomian yang terdampak pandemi virus corona.

Ekonomi Korsel mengalami kontraksi atau menyusut 1,3 persen pada periode Januari-Maret. Penyusutan ini menjadi yang terbesar sejak krisis keuangan global pada 2008 lalu.

Paket stimulus ini menjadi yang ketiga kalinya diajukan oleh Pemerintah Korsel. Jumlah ini meningkat dari paket stimulus 11,7 triliun won pada Maret dan 12,2 triliun won sebulan berselang.


Usulan paket stimulus untuk memerangi pandemi virus corona ini kemungkinan besar akan disahkan oleh parlemen. Hal ini dikarenakan Partai Demokrat yang mendukung kepemimpinan Presiden Moon Jae-in menguasai suara mayoritas di parlemen.

Kementerian Keuangan Korsel menyatakan paket stimulus ini bertujuan untuk menciptakan 550 ribu lapangan pekerjaan dan menyediakan dana darurat untuk pemilik usaha maupun perusahaan kecil dan menengah yang terdampak covid-19.

Dari dana tersebut sekitar 10 triliun won disiapkan meningkatkan lapangan kerja dan juga jaring pengaman sosial.

Lebih dari dua pertiga dana paket stimulus 35,3 juta won ini sendiri berasal dari penerbitan obligasi negara. Sementara sisanya akan didanai melalui penyesuaian belanja yang dilakukan pemerintah.

Korsel termasuk salah satu negara yang paling awal terkena dampak virus corona. Meski tidak menerapkan lockdown seperti beberapa negara lain, Korsel menerapkan aturan ketat terkait social distancing bagi masyarakatnya sejak Maret lalu supaya penyebaran virus corona bisa diatasi.

Meski kondisi di Korsel belakangan berangsur membaik, Bank of Korea memperkirakan ekonomi Korsel akan menyusut 0,2 persen pada 2020.

Ramalan itu sekaligus merevisi proyeksi mereka sebelumnya. Pasalnya, mereka pernah memperkirakan ekonomi Korea Selatan pada tahun ini akan tumbuh 2,1 persen

Ramalan tersebut lebih optimistis dibandingkan yang diberikan oleh Dana Moneter Internasional (IMF) yang memperkirakan ekonomi Korsel akan menyusut 1,2 persen pada tahun ini. 

[Gambas:Video CNN]

(jal/age)