Ekonomi Korsel mengalami kontraksi atau menyusut 1,3 persen pada periode Januari-Maret. Penyusutan ini menjadi yang terbesar sejak krisis keuangan global pada 2008 lalu.
Paket stimulus ini menjadi yang ketiga kalinya diajukan oleh Pemerintah Korsel. Jumlah ini meningkat dari paket stimulus 11,7 triliun won pada Maret dan 12,2 triliun won sebulan berselang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih dari dua pertiga dana paket stimulus 35,3 juta won ini sendiri berasal dari penerbitan obligasi negara. Sementara sisanya akan didanai melalui penyesuaian belanja yang dilakukan pemerintah.
Korsel termasuk salah satu negara yang paling awal terkena dampak virus corona. Meski tidak menerapkan lockdown seperti beberapa negara lain, Korsel menerapkan aturan ketat terkait social distancing bagi masyarakatnya sejak Maret lalu supaya penyebaran virus corona bisa diatasi.
Lihat juga:Australia Menuju Resesi Pertama Sejak 1991 |
Ramalan itu sekaligus merevisi proyeksi mereka sebelumnya. Pasalnya, mereka pernah memperkirakan ekonomi Korea Selatan pada tahun ini akan tumbuh 2,1 persen
Ramalan tersebut lebih optimistis dibandingkan yang diberikan oleh Dana Moneter Internasional (IMF) yang memperkirakan ekonomi Korsel akan menyusut 1,2 persen pada tahun ini.
[Gambas:Video CNN]
(jal/age)